Translate - Language

id Indonesian zh-CN Chinese (Simplified) nl Dutch en English tl Filipino fr French de German it Italian ja Japanese ko Korean ms Malay th Thai

Review Buku Small Great Things - Jodi Picoult

Published: Thursday, 06 July 2017 Written by Dipi

 REQUEST POST

Judul : Small Great Things

Penulis : Jodi Picoult

Penerbit Random House Publishing Group

Tahun Terbit 2016

Jumlah Halaman 544

Bahasa Inggris

Harga Rp. 114.000

No. 1 New York Times Bestseller

No. 3 Singapore Bestseller Book

Available at Periplus Setiabudhi Bandung Bookstore

 

Sekelumit Isi Cerita

Ruth, bidan kulit hitam dilarang atasannya untuk menyentuh bayi itu. Sang ayah bayi, Turk, memang membenci orang-orang kulit hitam. Demikian pula istrinya, Brit. Jadi, ketika Ruth tanpa sengaja bertugas mengawasi bayi Turk saat sang bayi mengalami serangan pasca operasi, Ruth berhadapan dengan pilihan yang berat. Mematuhi instruksi atau menolong bayi tersebut sedapat mungkin.

Turk dan istri tidak menerima kematian bayi mereka begitu saja. Mereka menyalahkan Ruth dan menginginkan pengadilan atas kasus tersebut. Bagi mereka harus ada seseorang yang membayar atas kematian putra mereka, dan orang tersebut adalah Ruth. Ini tentang kebencian pada orang-orang kulit hitam. Tak penting Ruth benar atau salah, sejak awal Ruth lah penyebabnya menurut mereka.

Hidup Ruth sebagai bidan senior yang terhormat hancur seketika. Di gelandang ke kantor polisi dan di penjara, putranya pun mengalami trauma karenanya. Akankah ia menang di pengadilan? Mana yang harus ia pilih? Kejujuran meski itu berarti ia dipenjara, atau berbohong agar selamat? 

 

Fisik Buku

MaDip suka dimensi bukunya yang mungil. Bisa simpen di tas dan dibawa kemana-mana tanpa makan tempat. Bukunya ringan khas kertas buku luar negeri. Tapi ukuran hurufnya lumayan kecil, jadi MaDip kalau baca harus rada serius, maklum huruf kecil bikin mata dan otak MaDip rada cepat lelah. 

 

Tokoh dan Karakter

Bagaimana lihainya Jodi dalam membangun karakter tiap tokohnya bisa teman-teman ketahui sendiri nanti. Tidak ada kesan aneh, wagu, dan ga masuk akal saat kita menelaah tingkah tiap tokoh. Semuanya sesuai dengan karakter yang berusaha ditampilkan Jodi dalam cerita. 

 

Alur dan Setting

Terus terang saja alur ceritanya maju mundur. Buat yang suka rada puyeng dengan alur seperti ini berarti harus ekstra menyimak cerita ya. Karena tiap bab yang maju mundur ini sebenarnya berkaitan erat satu sama lain. 

Alur mundur kebanyakan terjadi saat menceritakan masa kecil dan masa lalu Turk serta Brit. Pilihan alur di bab awal sangat menarik. Lompat jaman itu istilah MaDip, sangking jauhnya alur melompat ke masa depan.

Setting cerita sebagian besar di kota tempat kejadian berlangsung, ada rumah sakit, perumahan, sekolah, penjara, dan lain-lain. Deskripsi lokasi terbayang jelas karena Jodi pandai menarasikannya.

Ending buku memang bisa ditebak intinya, tapi alurnya menurut dipi diakhiri dengan cantik. Kalian harus baca buku ini. Bagaimana seorang Turk yang begitu membenci orang kulit hitam, yang hatinya penuh dendam dan kebencian, akhirnya kalah dan berubah mnjadi damai dan penuh pemahaman akan makna kehidupan yang sesungguhnya.

 

Diksi

Jodi Picoult juaranya bikin kalimat-kalimat dalam cerita supaya bisa menguras emosi pembaca. Selain itu ada beberapa kalimat juga yang bikin kita mikir, tapi mikir yang ga sampe pusing ginana gitu. 

 

Apa yang MaDip suka

Banyak kalimat dalam buku yang bisa dijadikan catatan dan bahan refleksi diri. Makanya MaDip suka diksi dalam buku ini. Coba simak beberapa contoh kalimatnya di bawah ini ya.

# "Not everthing that is faced can be changed. But nothing can be changed until it is faced."
Jadi bikin kita mikir ya... Apa maksud kalimat tersebut. Tapi MaDip rasa teman-teman semua pasti paham maksudnya. Ga semua hal yang kita hadapi bisa kita ubah, kalo udah takdir trus mesti gimana, kalo udah jalannya gitu ya mau gimana, kalo udah kejadian ya mau apa lagi... Begitu kan ya... True banget. Tapi tidak ada suatu hal pun yang bisa diubah sampai itu kita hadapi... Situasi dulu tak sama dengan sekarang, dan beda dengan di masa depan. Mana bisa kita mendahului masa depan, mana bisa kita mengubah sesuatu kalo itu ga kejadian dalam hidup kita. Begitu sih kalo menurut MaDip.

 

# "Every baby is born beautiful. It's what we project on them that makes them ugly". Ruth yang bilang itu waktu dia membantu melahirkan seorang bayi laki-laki dari pasangan suami istri di West Haven. USG dan pemeriksaan sebelumnya tidak memberikan indikasi yang berbahaya pada si bayi. Ternyata ketika lahir bayi tersebut tidak memiliki "muka" 😢.

What a grief. Sedihnya minta ampun. Sulit untuk dijelaskan disini. Kalian harus baca sendiri bagaimana Jodi Picoult menarasikan ceritanya dengan begitu pandai sehingga pembaca begitu larut dalam emosi kesedihan. Yes, sedih, karena ayah si bayi sempat tidak mau melihat bayi nya sama sekali. "It's not going to be on earth for very long. Which means to you'd better give him all the love you had stored up for his lifetime right now," kata Ruth pada si ayah. 😢

 

 

# "I just wish it were easy for the rest of us". Setelah emosi mencapai puncaknya, dan semua sudah terlanjur terjadi, aku selalu berharap semoga setelahnya ada kemudahan bagi kita.

Seperti Ruth yang membantu kelahiran putri dari pasangan Eliza dan George. Eliza diperkosa, dia bahkan tidak yakin anak yang akan dilahirkan itu anak suaminya atau bukan, dan ia tidak sanggup memberitahu suaminya karena suaminya sangat baik dan tampak berbahagia dengan kelahiran putri mereka. Ketika bayi itu lahir, Eliza bahkan tdk sanggup memandang wajah bayinya, tapi Ruth memaksa, she's your daughter.

Mata biru, hidung dan dagu... benar-benar mirip George, suaminya. Hilang sudah semua kekhawatiran Eliza. Ia peluk bayinya begitu erat dan berbisik "Hello, baby".

 

 

# "Your friends may have turned on you. But you know what the good things is about having a sister? It's forever." Baik buruknya kita, apapun situasinya... mungkin hanya keluarga dan saudara lah yang bersedia membela kita sampai akhir. It's forever.

 

# "Manusia harus belajar membenci, dan jika ia bisa belajar itu, maka itu berarti dia bisa diajari untuk mencintai" - Nelson Mandella - dalam buku Small Great Things.

MaDipi ... Hmmm... memahami kalimat tersebut sebagai sesuatu yg logis. Karena benci dan cinta seperti dua sisi mata uang yang tipis jaraknya. Kita bisa sangat membenci sesuatu karena kita mencintainya dengan sangat dan mendalam. Dilihat dari sudut pandang psikologis manusia It's true. Jadi orang yang sudah merasakan dan mengerti rasa benci, maka itu berarti dia pun bisa diajari untuk mencintai. Di lain pihak... MaDip juga berpikir... hati yang benar-benar dipenuhi rasa cinta yang tulus tidak akan pernah menyisakan sedikit ruang pun untuk rasa benci"... Ini yang menurut MaDip benar-benar TRUE.

 

Hal lain yang MaDip suka dari buku ini adalah topiknya yang menarik, rasis mungkin memang topik dari jaman baheula, tapi bahasannya nyatanya tak kunjung usai juga sampai sekarang. Diskriminasi masih terus ada sampai saat ini. Di dalam satu bab bahkan disinggung sedikit tentang Islam. Menarik untuk disimak bahwa mungkin Jodi memandang Islam sebagai agama yang penuh kasih sayang dan kebaikan.

 

Buku SMALL GREAT THINGS nya Jodi Picoult membuat MaDip banyak berpikir tentang kasih sayang pada sesama manusia. Sebagian karena buku ini mengisahkan diskriminasi orang kulit hitam dan kebencian di antara orang kulit putih dan orang kulit hitam (rasis), dan sebagian lagi karena MaDip dalam hidup MaDip memang banyak memikirkan kasih sayang yang benar dan tulus itu yang seperti apa.

 

Rekomendasi

HIGHLY RECOMMENDED BOOK
.
MaDip rekomendasikan buku ini untuk pembaca tipe pemikir, yang senang merenung dan berkontemplasi, banyak kalimat-kalinat yang bagus untuk dijadikan quote atau noted, konflik klimaks pada saat proses pengadilan juga dijamin bisa membuat pembaca larut dalam buku, sisanya MaDip bisa katakan... Buku ini memang pantas untuk menyandang BEST SELLING NOMOR 3 HASIL SURVEY BUKU DI SINGAPURA.

 

 

0
0
0
s2sdefault

Comments   

0 #12 meykke santoso 2017-07-19 01:24
Hello Dipi!! Wah bacaannya keren sekali ya, semacam agak berat begitu pembahasannya..mengingatkan gue saat jaman kuliah dul. cuman saat it gue nonton filmnya tentang hal serupa. Kebencian para orang kulit putih terhadap kulit hitam yang rata rata menjadi semacam pembantu di rumah mereka. Dan itu seru sih!!

Tapi sayangnya gue nggak ebgitu suka baca tentang begituan...gue suka yang ringan ringan dan cenderung romance. Hihihi...tapi emang dari sebuah buku kita bisa engambil banyak sekali life lesson tanpa harus mengalaminya sendiri. Well, buku adalah jendela dunia is really true!

REPLY
hi Meykeee... Klo suka buku yg romance ringan saya rekomendasikan buku-bukunya sophie kinsella tuh. Nanti klo pas saya review, meyke saya tag di fn ya insyaAllah :). Tjank sdh komen Mey.
Quote
0 #11 Keven 2017-07-18 06:28
Komen aku yang sebelum ini masuk ga ya? Kok ga muncul?
Reply :
Blm muncul soalnya belum di approve di administrator page nya kev... Hehe. Thanks udah komen ya.
Quote
0 #10 Keven 2017-07-18 06:27
Udah lama banget ga di Indonesia, jadi ketinggalan banyak banget buku-buku bagus. Akhir-akhir ini lagi mencuri-curi waktu untuk baca "Critical Eleven". Nanti kalau udah beres, aku bakal sering mampir ke sini bacain reviewnya Dipi, supaya aku bisa mengejar ketinggalan-ketinggalan selama ini hehehe.

Reply :
Lha... Dikau kan lagi sibuk ngajar di Tiongkok ya klo ga salah. Di sana buku buku bagusnya apa Kev? Sipp sering2 main yaaa. Nuhun pisan. ?
Quote
0 #9 heru arya 2017-07-13 04:50
Aku lumayan suka sama yg alurnya maju mundur cantik gini kak. Soalnya seru bgt supaya teliti sama bab aawal sampai akhir...

Eh, tapi sayangnya terjemahan belum ada ya kak?

REPLY
ade wortel apa kbar. Smg sehat ya.. kudoakan.
Iya ini buku bagussshh. Tapi mmg blm ada terjemahannya sih. Mudah2an nanti cepat ada ya.
Quote
0 #8 PIPIT 2017-07-13 02:29
Teteh, lama sekali rasanya nggak baca tulisannya teteh. Dan jujur ya teh, BOOOOM! rasanya..
Reviewnya enak sekali dibaca, nggak ngasih spoiler tapi diceritakan dengan gaya Teh Dipi yang menurutku suka sekali membeberkan detail-detail dari sudut pandang teteh pribadi. Secara garis besar ketangkep isi dari buku yang teteh review, favorit deh pokoknya teh..

btw kalau novel luar negeri emang asoy ya teh, jujur aja aku lebih greget sama novel luar ketimbang Indonesia, hehehe

REPLY
Pipitttt miss uuuu. Iya stop nulis saat hamil dan baru melahirkan. Baru ini mulai lagi. Mana ilang data pula. Bener2 mulai dri awal lg nih pit blog ku. #malahcurhat ?

Makasihh alhamdulillah atas pujiannya ya. Tulisanmu jg bagus loh. Dan aku pun sependapat.. novel terjemahan bagus2 yaa. Bikin terlena dan merasa dimanjakan. Akhirnya jarang baca yg novel kita.
Quote
0 #7 Nusantara Adhiyaksa 2017-07-11 06:47
waaaahhh cocok juga nih buku,

REPLY
monggo dibaca ?
Quote
0 #6 Muhammad Attar 2017-07-10 16:44
Penjualan nomor 1 di new york? Wow kerennya aku jadi kepingin baca, tapi bahasa inggris semua iya T_T

Aku suka dengan kalimat yg "jika bisa membenci, maka bisa juga mencintai" keren. Artinya masih punya perasaan ^_^

REPLY
iya tar.. bahasa inggris. Jadi kudu tabah saat membacanya hahaha.. kealamin sama saya juga.
Quote
0 #5 Andi Nugraha 2017-07-10 10:43
Reviewnya bagus, rasanya ingin baca sendiri nih Teh . Dari setiap kata-katanya banyak mengandung arit, disitu aku suka. Kalau baca reviewnya menarik, tapi aku lihat dari segi sampulnya kok gak menarik ya..hehe

Aku sendiri suka cari buku yang ada sampel untuk dbacanya, biar tahu dikit..he

Oh, ya, biasanya untuk bisa melahap isi semua buku itu berapa lama ya, Teh?

REPLY
Berapa lama yaa.. 4 hari klo ga salah. Pas anak tidur atau sambil gendong baru baca bukunya. Maklum emak emak repoott.. ?
Quote
0 #4 Andi Nugraha 2017-07-10 10:42
Reviewnya bagus, rasanya ingin baca sendiri nih Teh :lol:

Dari setiap kata-katanya banyak mengandung arit, disitu aku suka. Kalau baca reviewnya menarik, tapi aku lihat dari segi sampulnya kok gak menarik ya..hehe

Aku sendiri suka cari buku yang ada sampel untuk dbacanya, biar tahu dikit..he

Oh, ya, biasanya untuk bisa melahap isi semua buku itu berapa lama ya, Teh?

REPLY
Biasa klo buku luar mmg cover biasanya disainnya simple, aplg ini buku bukan utk remaja n anak2 ?.
Untuk bbrp orang cover simple bgini jdi kerasa kurang menarik ya tapinya. True tuh
Quote
0 #3 Erny Binsa 2017-07-10 08:11
Reviewnya kereeen kak... jadi penasaran pengin baca padahal baru baca reviewnya aja... Cerita yang diangkat juga enggak biasa, meskipun udah sering dengar sih adanya slek antara kulit hitam dan kulit putih tapi enggak tau kalau sampai segitunya.

Oh iya ini tulisan fiksi kan kak? entah kenapa covernya nggak fiksi banget.

REPLY
iya ya, topiknya sensitif ini loh. Tpi bisa dibawakan dgn halus dlm cerita. Yup ini buku fiksi. Cover buku luar kadang mmg disainnya biasa dan sederhana bgt.
Quote

Add comment


Security code
Refresh

Sponsored Post, Job Review, Special Request, Postingan Lomba

Review Buku Something in Between - Melis…

15-10-2017 Hits:73 Features Dipi - avatar Dipi

    Judul : Something in Between Penulis : Melissa de la Cruz Jenis Buku : Novel Penerbit : Harlequin Teen Tahun Terbit : 2016 Jumlah Halaman : 432 halaman Dimensi Buku : 20.07 x 13.21 x 3.05 CM Harga...

Read more

Buku To All The Boys I've Loved Before E…

02-10-2017 Hits:168 Features Dipi - avatar Dipi

  Bulan September lalu kebetulan saya mendapatkan kesempatan yang langka untuk bisa membaca buku yang sama namun dengan edisi yang berbeda. Bukunya tidak lain adalah buku To All The Boys I've...

Read more

Review Buku Rich People Problems - Kevin…

29-09-2017 Hits:281 Features Dipi - avatar Dipi

Judul : Rich People Problems Penulis : Kevin Kwan Jenis Buku : Fiksi - Novel Penerbit : Random House USA Inc Tahun Terbit : 2017 Jumlah Halaman :  384 halaman Dimensi Buku : 15.60 x 23.20...

Read more

Review Buku

Review Buku Rahasia Sang Suami (The Husb…

13-10-2017 Hits:101 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Rahasia Sang Suami Judul Asli : The Husband's Secret Penulis : Liane Moriarty Jenis Buku : Fiksi - Novel Terjemahan Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2016 Jumlah Halaman : 496 halaman Dimensi...

Read more

Review Buku Sihir Perempuan - Intan Para…

05-10-2017 Hits:166 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Sihir Perempuan Penulis : Intan Paramaditha Jenis Buku : Kumpulan Cerpen Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : April 2017 (Pernah diterbitkan oleh Kata Kita pada 2005) Jumlah Halaman : 366 halaman Harga...

Read more

Review Buku Dusta-Dusta Kecil - Big Litt…

02-10-2017 Hits:170 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Dusta-Dusta Kecil Judul Asli : Big Little Lies Penulis : Liane Moriarty Jenis Buku : Fiksi - Novel Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : Cetakan Kedua Mei 2017 Jumlah Halaman : 512...

Read more

Cerita Dipidiff

J.CO Jatinangor Town Square : Duduk Menu…

11-10-2017 Hits:105 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Book blogger juga manusia, yang terkadang tidak ada ide menulis, hilang fokus, pikiran lelah, serta kurang nafsu makan (padahal tadi sarapan sebakul 😅). Teman-teman pernah merasakan keadaan yang seperti itu...

Read more

Giggle Box Jatinangor - Alternatif Tempa…

11-10-2017 Hits:98 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Dulu sekali, tahun lalu tepatnya, saya pernah menulis tentang J.Co di Jatos. Waktu itu saya sedang hamil moonlight dan saat berkunjung ke sana saya cukup antusias untuk datang kembali mengingat...

Read more

Sudut Buku di Transmart Carrefour Cipadu…

08-10-2017 Hits:120 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Mungkin tidak semua orang seperti saya, yang setiap berkunjung ke mall atau supermarket pasti langsung mencari book corner. Tentu saya paling bahagia kalau di sana ada toko bukunya. Tapi jika...

Read more