Translate - Language

id Indonesian zh-CN Chinese (Simplified) nl Dutch en English tl Filipino fr French de German it Italian ja Japanese ko Korean ms Malay th Thai

Review Buku The Hate U Give - Angie Thomas

Published: Friday, 04 August 2017 Written by Dipi

 

REQUESTED POST

Judul : The Hate U Give

Penulis : Angie Thomas (stunning John Green)

Jenis Buku : Fiksi (novel)

Penerbit Walker Books

Tahun Terbit 2017

Jumlah Halaman 437

Dimensi Buku (L x W x H) : 13.10 x 19.70 x 3.50 CM

Bahasa Inggris

Harga Rp.144.000

No. 1 New York Times Bestseller

Available at Periplus Setiabudhi Bandung Bookstore

 

Sekelumit Tentang Isi Buku

Starr, gadis remaja kulit hitam itu pergi berpesta bersama saudara tirinya. Pesta dimana Khalil juga datang pada malam itu. Tapi pesta lalu berubah menjadi kerusuhan dan baku tembak. Starr dan Khalil berlari menyelamatkan diri dari kekacauan tersebut. Dalam perjalanan pulang, Khalil yang mengemudikan mobilnya terlalu kencang akhirnya harus berhadapan dengan seorang polisi berkulit putih yang sedang patroli.

 

Awalnya hanya diminta menunjukkan kartu identitas dan surat ijin mengemudi, lalu petugas tersebut mulai bertanya ini dan itu. Starr yang duduk di samping Khalil sudah menyadari bahwa Khalil bertindak terlalu berani dan frontal. Itu salah, sebab hanya akan menimbulkan masalah dan memberikan celah kepada petugas kulit putih itu untuk mempidanakan mereka.

 

Semuanya begitu cepat terjadi, Starr bahkan tak sempat mengingatkan Khalil saat polisi itu menembaknya mati. Ditembak tanpa alasan yang benar. Ini jelas terjadi karena kulit mereka yang berwarna. Sebagai satu-satunya saksi mata kejadian tersebut, Starr mulai merasa takut dan bimbang. Akankah ia berani untuk menyatakan kebenaran di malam itu, meski ini akan memicu perang antara banyak pihak, termasuk membahayakan keselamatan dirinya sendiri. Atau ia memilih diam dan selamat? The Hate U Give buku yang patut disimak sampai akhir.

 

Fisik Buku

Saya suka dengan covernya yang hitam begitu, dan lebih suka lagi karena judulnya yang ear catching. "The Hate U Give".… hmmmm... Terdengar seperti ancaman dendam yang dalam dan terselubung. Jelas bukan dendam-dendaman urusan percintaan yang remeh temeh, ini pasti lebih gelap hingga bisa berujung kematian dan atau pembunuhan. Ternyata ceritanya memang begitu. Perseteruan antara orang kulit hitam dan putih, serta kehidupan mereka sebagai minoritas yang didiskriminasi.

 

Ukuran bukunya rada besar. Tapi sepadan dengan ukuran hurufnya yang sedang-sedang saja. Untuk kalian yang matanya cepat lelah saat membaca, kemungkinan akan suka dengan pilihan ukuran huruf buku ini.  

 

Tokoh dan Karakternya

Starr adalah tokoh utama di buku ini, ia seorang gadis remaja berkulit hitam yang disekolahkan orangtuanya di sekolah kulit putih. Menarik untuk disimak jalan pikiran dan karakter yang coba dibentuk oleh Angie Thomas dalam tokoh Starr, bukan cuma karena ia adalah tokoh penting tapi juga karena banyaknya pesan yang bisa kita ambil dengan hanya menggali satu karakter ini saja.

 

Sebagai gambarannya kira-kira seperti ini, Starr sebenarnya malu dengan asal-usulnya yang berkulit hitam, malu dengan lingkungan rumahnya yang tetangga-tetangganya berbahasa kasar, bahkan baku hantam hampir terjadi setiap saat. Starr juga malu dengan gaya keluarga besar dan teman-teman kulit hitamnya yang kampungan. Tapi setelah semua ini terjadi, Starr akhirnya bisa melihat bahwa apapun yang terjadi nyatanya tak akan pernah mengubah asal usulnya tersebut. Ia tetaplah gadis remaja kulit hitam yang ayahnya mantan kepala gangster dan tinggal di lingkungan orang-orang kulit hitam yang payah. Bagaimana dia bisa sampai berubah cara pandang? Teman-teman harus temukan sendiri jawabannya dengan membaca bukunya ya.

 

Pada buku The Hate U Give terdapat cukup banyak tokoh yang terlibat, misalnya ayah ibu Starr, kakak laki-lakinya (Seven), pacar kulit putihnya (Crish), pengacara, polisi yang membunuh Khalil, dan lain-lain. Tapi meskipun tokohnya cukup banyak, saya merasa tidak sulit untuk memetakan mereka dalam imajinasi. Tidak terasa njlimet. Tidak seperti kalau kita membaca buku, yang begitu kita baca, malah bikin pusing sangking banyaknya tokoh. Dan tiap tokohnya selalu punya hal yang unik misalnya gaya bicara, sifat, kebiasaan, atau bahasa, sehingga kita memang merasa mereka seperti yang hidup dan nyata. Angie Thomas jelas bukan penulis biasa.

 

Siapa sih Angie Thomas? She has a BFA in Creative Writing and is a winner of inaugural Walter Dean Myers Grant 2015, awarded by We Need Diversed Books.

 

Alur dan Ide Cerita

Teman-teman suka novel yang sepenuhnya beralur maju? Nah, ini tampaknya buku yang tepat. Dari awal cerita sampai akhir alurnya maju terus. Tidak perlu mikir flash back atau jump forward. Tinggal nikmati cerita, lalu beres.

 

Sepintas saya teringat dengan buku Small Great Things nya Jodi Picoult saat membaca buku ini gara-gara topiknya yang sama mengangkat diskriminasi dan konflik antara orang kulit hitam dan kulit putih. Untungnya sudut pandang ceritanya berbeda satu dengan yang lain. Small Great Things berkisah tentang Ruth, bidan kulit hitam, sedangkan The Hate U Give menokohkan Starr, gadis kulit hitam yg masih remaja. Small Great Things mengambil tokoh antagonis untuk ending yang penuh pesan moral, sedangkan buku ini tetap berfokus pada Starr dari awal sampai akhir.

 

Entah bagaimana caranya, tapi Angie Thomas berhasil menulis satu buku yang di dalamnya bisa memunculkan begitu banyak sub topik, maksud saya, The Hate U Give memang dipayungi oleh isu diskriminasi kulit berwarna sebagai topiknya, tapi di dalamnya juga ada kisah persahabatan, cinta remaja, keluarga, dan persaudaraan. "Sekali dayung, dua pulau terlampaui," tampaknya itu peribahasa yang tepat untuk buku ini.

 

Kalimat yang Saya Suka

"Sometimes things will go wrong, but the key is keep doing right" (halaman 421).

Di setiap buku, saya selalu suka memperhatikan kalimat-kalimat quotes seperti itu. Tak terkecuali di buku The Hate U Give. Kalimat yang bisa saya jadikan catatan, buat introspeksi diri atau sekadar wawasan. Apalagi kalimat yang satu ini, terasa ya kebenarannya. Banyak hal yang terjadi di luar kendali kita, tiba-tiba semua jadi salah, entah kenapa. Tapi kuncinya adalah tetap berusaha untuk berbuat baik.

 

"But I'm not giving up on a better ending" (halaman 436).

Seperti Starr yang terus berusaha untuk mengakhiri sesuatu dengan baik, dan jika itu belum terjadi maka ia tidak akan pernah menyerah. Duh, kira-kira prinsip hidup saya sudah begitu kah ya? Banyak hal yang jadi pikiran saya setelah membaca kalimat ini.

 

Rekomendasi

The Hate U Give saya rekomendasikan pada teman-teman yang suka membaca novel dengan isu diskriminasi dibalut aksi, ada teror dan pembunuhan, kekacauan demonstrasi massa, adrenalin di beberapa babnya, tapi juga ada rasa hangat hubungan keluarga dan percintaan remaja. Bagaimana dengan humor? Menurut saya ini termasuk buku yang serius.

 

Pembaca dewasa ya, remaja menjelang dewasa boleh deh, tapi banyak bimbingan biar tidak salah mengambil pesan cerita, soalnya di buku ini banyak aksi kekerasannya.

 

 

0
0
0
s2sdefault

Comments   

0 #8 Izhar Kampret 2017-08-11 08:45
ciee sekarang sukaknya review-review buku yak.

oh iya mb boleh request review buku novel bergenre world war, war fiction, atau tentang spy nga teh ? kalau ada ntar PM artikelnya yah teh pen baca. kali aja ada rekomendasi dari teh dipi :-* :lol:

REPLY
Dari dulu suka baca, tapi baru ini serius review buku. Nanti kalo pas aku review,,, aku tag dirimu ya dek yang war fiction gitu...
Quote
0 #7 khairulleon 2017-08-09 03:15
Aku termasuk ciri orang yang suka Novel beralur maju.
Tapi aku ga suka novel terjemahan wkwk.
ga tau kenapa tiap baca novel impor aku selalu mengantuk.
mungkin karna bahasanya terlalu baku wkwk.

REPLY
Setiap orang punya selera masing-masing kok.. sah sah saja. ada yang suka buku komedi saja atau komik.. :)
Quote
0 #6 Andi Nugraha 2017-08-09 03:00
Oh, gitu, iya juga sih ya, tergantung ketebalan dan waktu luangnya..hehe
In shaa Allah, Teh, makin rajin nulis, harus makin rajin juga bacanya ya..

REPLY
betuull... rajin baca jadinya ya kalo mau rajin review.. hahaha. Tau aja poinnya :)
Quote
0 #5 Erick Paramata 2017-08-08 00:50
Tema buku yang diangkat fresh banget nih soal diskriminasi warna kulit. Diangkat jadi film kayaknya oke juga.

Penasaran sebenarnya sama endingnya, sepertinya akan menguras emosi tentang kelompok yang mencari keadilan. Suka banget reviewnya kak... Wah harus belajar cara nulisnya nih heuheu

REPLY
Terimakasih Erick. Sukur deh klo reviewnya bermanfaat :). Ah, tulisanmu jg bagus kok. Saya sih reviewer pemula :). Yuk baca ya bukunya
Quote
0 #4 Auliarynt 2017-08-07 14:52
Jadi penasaran sama bukunya. Tapi yang versi indonesia ada gak? Kayaknya aku gak sanggup kalau harus baca buku berbahasa inggris dengan halaman setebel itu :D

REPLY
Biasanya akan segera ada... Kalo ga disabet gramedia, mungkin penerbit yg lain. Kita tunggu aja ya :)
Quote
0 #3 Andi Nugraha 2017-08-06 22:17
Setiap baca ulasa gini aku selalu penasaran akan semua isi bukunya, Teh. Reviewnya lengkap nan sukses bikin penasaran yang baca..he

Aku juga kalau baca suka memperhatikan quote2nya, Teh, terkadang dari baca quote itu selalu ada aja yang bisa diambil pelajarannya..

Oh, ya, Teh, biasanya kalau baca buku setebal ini berapa lama? Pengen tahu aja..he

REPLY
nah ini komenmu udah masuk kok. Blm sy approve jdi tadi blm muncul di blog.
Baca buku ini kira2 seminggu lah. Tergantung jg sih dgn tebal halaman dan waktu mbaca yg teteh punya.:)
Yuk Andi rajinin terus baca bukunya ya :)
Quote
0 #2 Inez Diva Ashilvania 2017-08-06 11:45
Aku jadi penasaran pengen baca nih buku hehe

REPLY
Yukkkk bacaa :D
Quote
0 #1 PIPIT 2017-08-06 08:35
Selalu suka sama reviewnya teteh.. Ngalir dan enak banget buat dibaca!
Untung pas teteh nyebut buku small great things masih nyambung2, soalnya sempet baca juga reviewny teteh soal buku itu.

Isu warna kulit masih tetep anget ya teh buat diperbincangkan. Dan dari review bukunya, masalah yg dihadapi tokoh utama pelik gitu.

Suka sekali sama quote2nya. Jadi semangat dan bisa banget dijadikan bahan mawas diri. Nice review teteh
Quote

Add comment


Security code
Refresh

Sponsored Post, Job Review, Special Request, Postingan Lomba

Review Buku Something in Between - Melis…

15-10-2017 Hits:73 Features Dipi - avatar Dipi

    Judul : Something in Between Penulis : Melissa de la Cruz Jenis Buku : Novel Penerbit : Harlequin Teen Tahun Terbit : 2016 Jumlah Halaman : 432 halaman Dimensi Buku : 20.07 x 13.21 x 3.05 CM Harga...

Read more

Buku To All The Boys I've Loved Before E…

02-10-2017 Hits:168 Features Dipi - avatar Dipi

  Bulan September lalu kebetulan saya mendapatkan kesempatan yang langka untuk bisa membaca buku yang sama namun dengan edisi yang berbeda. Bukunya tidak lain adalah buku To All The Boys I've...

Read more

Review Buku Rich People Problems - Kevin…

29-09-2017 Hits:281 Features Dipi - avatar Dipi

Judul : Rich People Problems Penulis : Kevin Kwan Jenis Buku : Fiksi - Novel Penerbit : Random House USA Inc Tahun Terbit : 2017 Jumlah Halaman :  384 halaman Dimensi Buku : 15.60 x 23.20...

Read more

Review Buku

Review Buku Rahasia Sang Suami (The Husb…

13-10-2017 Hits:102 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Rahasia Sang Suami Judul Asli : The Husband's Secret Penulis : Liane Moriarty Jenis Buku : Fiksi - Novel Terjemahan Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2016 Jumlah Halaman : 496 halaman Dimensi...

Read more

Review Buku Sihir Perempuan - Intan Para…

05-10-2017 Hits:166 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Sihir Perempuan Penulis : Intan Paramaditha Jenis Buku : Kumpulan Cerpen Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : April 2017 (Pernah diterbitkan oleh Kata Kita pada 2005) Jumlah Halaman : 366 halaman Harga...

Read more

Review Buku Dusta-Dusta Kecil - Big Litt…

02-10-2017 Hits:170 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Dusta-Dusta Kecil Judul Asli : Big Little Lies Penulis : Liane Moriarty Jenis Buku : Fiksi - Novel Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : Cetakan Kedua Mei 2017 Jumlah Halaman : 512...

Read more

Cerita Dipidiff

J.CO Jatinangor Town Square : Duduk Menu…

11-10-2017 Hits:105 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Book blogger juga manusia, yang terkadang tidak ada ide menulis, hilang fokus, pikiran lelah, serta kurang nafsu makan (padahal tadi sarapan sebakul 😅). Teman-teman pernah merasakan keadaan yang seperti itu...

Read more

Giggle Box Jatinangor - Alternatif Tempa…

11-10-2017 Hits:98 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Dulu sekali, tahun lalu tepatnya, saya pernah menulis tentang J.Co di Jatos. Waktu itu saya sedang hamil moonlight dan saat berkunjung ke sana saya cukup antusias untuk datang kembali mengingat...

Read more

Sudut Buku di Transmart Carrefour Cipadu…

08-10-2017 Hits:120 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Mungkin tidak semua orang seperti saya, yang setiap berkunjung ke mall atau supermarket pasti langsung mencari book corner. Tentu saya paling bahagia kalau di sana ada toko bukunya. Tapi jika...

Read more