EMail: dianafitridipi@gmail.com

SPONSORED POST

 

Kalau ingat spaghetti rasanya saya ingin senyum-senyum sendiri. Tenang, saya masih sehat dan waras. Alasan saya tersenyum sendiri karena merasa betapa "udiknya" saya dengan menu yang bernama spaghetti. Maklum lah lidah saya memang tradisional sekali, kalau bukan awug, cenil, gemblong, dan kawan-kawannya, biasanya saya suka ngemilnya bolu kukus, putri ayu, dan lupis. Tiga jajanan pasar yang disebutkan terakhir itu memang sering sekali dibuatkan oleh ibu saya semasa saya masih kecil. Duh, jadi kangen ibu ^^

 

Tapi jaman bergulir, setelah dewasa saya merantau ke Bandung, lalu takdir akhirnya mempertemukan saya dengan spaghetti. Romantis sekali ya kisahnya... hmmm... hahaha... seperti yang mau berkisah tentang cinta saja. Perkenalan spagethi dan diri saja berlangsung di dunia kerja, makcomblangnya rekan saya yang memang punya selera internasional. Sedang saya yang dari daerah ini cuma bengong waktu ditawari mau tidak cicip spaghetti buatannya.

 

Spaghetti itu apa ya Tuhan! Saya tau bentuknya seperti mie instan dan mie ayam begitulah. Tapi penampakannya sepertinya berbeda ya. Yang paling tidak bisa ditebak tentu rasanya, sebab harus dicicipin dahulu. Jujur saja, pengalaman pertama makan spagethi begiku tidak begitu menyenangkan, tak cocok dengan lidah, namun untungnya tidak membuat lambung atau perut saya sakit.

 

Sebab rekan sering bawa makanan spaghetti akhirnya sering juga lah saya mengkonsumsi menu satu ini. Lambat laun rasa asing berganti rasa ketagihan... hahaha. Setelah itu baru saya repot tanya-tanya dimana bisa membeli menu spaghetti yang enak. Rekan tak bisa buatkan karena memang dia bukan penjual spaghetti alias masak untuk diri sendiri paling berbagi dengan teman-teman dekat. Akhirnya setelah banyak bertanya ternyata spaghetti cukup banyak yang jual, selain di beberapa jenis resto fastfood, katering dan toko-toko kue tertentu juga terima orderan.

 

Nah, seminggu lalu saya tiba-tiba ingin sekali makan spaghetti. Tapi karena kondisi fisik saya yang lagi tidak bisa berjalan jauh, saya tidak bisa beli sendiri, saya tahan saja keinginan makan spaghetti ini, sebab mau titip ke suami kadang kasihan karena beliau pulang kerja pun sudah sangat sore, pasti capek kalau saya minta belikan ini dan itu. Selagi menggalaukan menu spaghetti, saya berpikir-pikir kenapa tidak tanya ke Mpie Kitchen saja, siapa tau terima order menu spaghetti. Pucuk dicinta ulam pun tiba, rupanya Mpie Kitchen memang produksi menu ini, langsung dong saya pesan seporsi buat segera disantap. Rejeki anak sholeh (ucap sambil usap-usap perut si jabang bayi).

 

Tak pakai lama pesanan saya datang, wow harumnya sudah tercium bahkan sebelum plastik pembungkusnya dibuka. Saya penasaran sekali dengan rasanya, harapan saya sih tidak seperti spaghetti yang di fastfood, yang itu banyak sausnya sedikit dagingnya, kadang sausnya terlalu sedikit sehingga ketika dicampur dengan spagethinya rasanya jadi semi hambar. Pokoknya kurang memuaskan.

 

Kemasan

Saya kasih lihat foto paket spaghettinya ya saat belum dicampur. Menu spaghetti with cheese sauce dari Mpie Kitchen dikemas rapih, dipisah antara spaghetti , cheese sauce (saus keju kalau kata saya), dan meat bolognaise nya (saus daging saya nyebutnya). Wadahnya menggunakan aluminium foil dan ditutup menggunakan plastik mika sehingga tidak tumpah-tumpah dan tidak terkontaminasi. Oleh Mpie Kitchen sengaja dipisah dulu antara spaghetti dan bumbu sausnya karena siapa tau belum mau langsung dimakan, toh gampang kalau mau dihangatkan bisa pakai microwave. Kalau saya sih mending dikukus biasa, lebih sehat.

 

Picture : Wadah kemasan menu spaghetti with cheese sauce Mpie Kitchen

 

Istimewa

Karena sudah tak sabar ingin segera menyantap, spaghettinya kemudian langsung saya campur dengan cheese sauce dan meat bolognaise. Ketika itulah saya baru sadar, wah kok mienya besar-besar sih, seperti kwetiaw... heuheu. Apa karena saya lagi hamil makanya dipilihkan mie jumbo begini... hahaha tau saja Mpie Kitchen nih ya. Memang tadi saat order via WA, mba Sofie owner Mpie Kitchen menyampaikan kalau spaghetti buat saya dibikin istimewa karena menggunakan fettucini. 

 

Picture : Fettucini berbalut parutan keju

 

Kalian sudah tau kan ya fettucini itu apa? Saya malah tidak tau. Rupanya fettucini itu mie yang seperti kwetiaw itu, kata Mba Sofie banyak pelanggannya yang menyukai spaghetti yang menggunakan fettucini karena lebih kenyal. Cobain deh, awas ketagihan fettucini seperti saya... hahaha. Rasa spaghettinya memang jadi lebih mantap dan berisi. 

 

Picture : Fettucininya sedang hendak saya campur dengan saus keju

 

Spaghetti dicampur dulu dengan meat bolognaise, aduk rata, baru campur lagi dengan cheese sauce, aduk rata kembali. Seneng deh lihat tumpukan keju yang melimpah di fettucini, meat bolognaisenya juga dagingnya nyata bukan tipuan. Mpie Kitchen membuat meat bolognaisenya dari campuran daging sapi dan daging ayam, supaya tidak terlalu kolesterol, lalu ternyata rasanya juga malah jadi lebih enak kalau menurut saya.

 

Picture : Fettucini dan meat bolognaise yang terbuat dari daging sapi dicampur daging ayam supaya mengurangi kolesterol

 

Sungguh tidak mengecewakan produk Mpie Kitchen yang satu ini. Saya jadi bahagia saat mereviewnya, menunya memang cocok untuk yang peduli pada kesehatan, suka bumbu yang berasa, spaghetti yang lebih kenyal dan berisi, serta porsi yang tak sedikit. Rasa keju dan meat bolognaise nya kental dan gurih. Meat bolognaise dimasak sendiri di dapur Mpie Kitchen, dadakan untuk tiap orderan. Untuk harga Rp. 31.500 per porsi (atau Rp. 150.000 untuk 5 porsi), rasanya pantas.

 

Nah, sudah merasa ingin makan spaghetti with cheese saucenya juga kah setelah membaca review ini? Saya kasih alamat Mpie Kitchen ya, supaya kalau kalian mau order bisa menghubungi langsung ke sana. Mpie Kitchen juga melayani delivery untuk area Bandung, kita bisa order pakai Go Food atau diantar oleh tim Mpie Kitchen dengan syarat minimum order 5 porsi ya, ongkirnya tergantung jarak.

 

Home Outlets & Workshop Mpie Kitchen

Komplek Villa Pajajaran Permai Blok E No. 3 dan E No. 8 Cileunyi Bandung

Phone : 022 -87795187 / 0822 190 22221

Menu : Spaghetti with Cheese Sauce

Rp. 31.500 / porsi

*melayani delivery daerah Bandung

 

Review Buku Aroma Karsa - Dee Lestari

08-07-2018 Hits:112 Review Buku Dipi - avatar Dipi

Judul : Aroma Karsa Penulis : Dee Lestari Jenis Buku : Fiksi Penerbit : Bentang Tahun Terbit : 2018 Jumlah Halaman :  710 halaman Dimensi Buku :  13,5 x 20 cm Harga : Rp. 125.000 ISBN : 978-602-291-463-1 Soft Cover                                                                                       ...

Read more

Review Buku A Sweet Mistake - Vevina Ais…

24-05-2018 Hits:131 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : A Sweet Mistake Penulis : Vevina Aisyahra Jenis Buku : Novel Young Adult Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : Desember 2017 Jumlah Halaman : 248 halaman Dimensi Buku :  13,5 x 20 cm Harga : Rp. 59.000 ISBN...

Read more

Review Buku The Productivity Project - C…

01-04-2018 Hits:809 Review Buku Dipi - avatar Dipi

Judul : The Productivity Project – Accomplishing More by Managing Your Time, Attention, and Energy Penulis : Chris Bailey Jenis Buku : Non Fiksi – Self Improvement Penerbit : Crown Business Tahun Terbit : Agustus 2017 Jumlah...

Read more

Review Buku The Silent Corner - Dean Koo…

30-03-2018 Hits:831 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : The Silent Corner Penulis : Dean Koontz Jenis Buku : Novel Suspense Penerbit : Random House Tahun Terbit : Oktober 2017 Jumlah Halaman :  576 halaman Harga : Rp. 143.000 ISBN : 978-0-345-54679-1 Mass Market Paperbound Edisi Bahasa Inggris New York...

Read more

Review Buku Gentayangan - Intan Paramadh…

29-03-2018 Hits:901 Review Buku Dipi - avatar Dipi

Judul : Gentayangan Penulis : Intan Paramadhita Jenis Buku : Novel Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : Oktober 2017 Jumlah Halaman :  512 halaman Harga : Rp. 125.000 ISBN : 978-602-03-7772-8 Edisi Soft Cover Karya sastra bidang prosa terbaik pilihan...

Read more

Review Buku Magnus Chase and The Sword o…

29-03-2018 Hits:887 Review Buku Dipi - avatar Dipi

Judul : Magnus Chase and The God of Asgard - The Sword of Summer Penulis : Rick Riordan Jenis Buku : Novel Fantasy Penerbit : Disney Book Group Tahun Terbit : 2015 Jumlah Halaman :  499 halaman Dimensi Buku...

Read more

Review Buku Rich People Problems - Kevin…

29-09-2017 Hits:2207 Review Buku Dipi - avatar Dipi

Judul : Rich People Problems Penulis : Kevin Kwan Jenis Buku : Fiksi - Novel Penerbit : Random House USA Inc Tahun Terbit : 2017 Jumlah Halaman :  384 halaman Dimensi Buku : 15.60 x 23.20...

Read more