Translate - Language

id Indonesian zh-CN Chinese (Simplified) nl Dutch en English tl Filipino fr French de German it Italian ja Japanese ko Korean ms Malay th Thai

J.CO Jatinangor Town Square : Duduk Menulis Ditemani Secangkir Teh Hot Chamomile

Published: Wednesday, 11 October 2017 Written by Dipi

 

Book blogger juga manusia, yang terkadang tidak ada ide menulis, hilang fokus, pikiran lelah, serta kurang nafsu makan (padahal tadi sarapan sebakul 😅). Teman-teman pernah merasakan keadaan yang seperti itu tidak? Saya pernah, hari ini malah. Makanya dalam rangka menyegarkan pikiran kembali, biasanya ada dua cara yang saya lakukan, pergi memanah, atau nongkrong di cafe-cafe berfasilitas wifi. Biasalah, saya anggota wifi hunter club 😅😂, yang order secangkir teh atau kopi, tapi duduk di cafenya berjam-jam. Yuk menghela nafas sama-sama #helaaaanafaaaassss.

 

Jadi pergilah saya tadi ke JCO di Jatinangor Town Square. Saya sudah pernah ke sana sebelumnya, bahkan cukup sering berkunjung ke sana. Cafe JCO di Jatos memang salah satu tempat favorit saya kalau sedang butuh inspirasi menulis atau jenuh bekerja dari rumah. Saya bahkan sudah pernah membuat tulisan tentang JCO di Jatos tahun lalu.

 

Baca juga : "JCo di Jatos"

 

Cukup lama saya berdiri di depan etalase donat itu pastinya, karena staff JCO yang bertugas mulai gelisah dan akhirnya memberanikan diri menawarkan berbagai menu pada saya. "Donatnya kak, atau kopinya mungkin". "Teh nya juga bisa." Dan semua tawaran itu saya sambut gembira dan antusias, meski tentu saja akhirnya menu pilihan tetap berakhir pada secangkir teh atau kopi polos. # sedih 😁.

 

Picture : etalase dan papan menu yang sering membuat galau

 

Hari ini pilihan saya jatuh pada teh chamomille buatan pabrik yang ada di London. Darimana coba saya tahu? Dari staff yang melayani saya langsung. Karena saya tampak begitu galau dan menyedihkan, Anggi, nama staff JCo itu, langsung menunjukkan tiga kotak teh di depan saya untuk saya pilih. Jenis chamomile, green tea, dan yang satu lagi saya lupa (efek usia bukan ya?). Di kotak teh chamomile ada tulisan London, juga teh satu lagi yang saya tidak ingat namanya itu, sedangkan green tea bertuliskan Japan. Hmmm... saya mau ke London atau Jepang ya (?) Imajinasi saya terbang terlalu jauh seolah sedang memilih tiket liburan 😅. Oke, karena antrian di belakang tampak mulai gelisah, akhirnya setelah hitung kancing terpilihlah teh chamomile sebagai pemenangnya. Yeah!

 

Picture : menu pilihan hari ini

 

Begitu hendak mengambil order, saya melihat ada sebuah donat yang duduk manis bersama teh yang saya pesan. Wow, salah order mungkin ya, pikir saya. Tapi ternyata itu memang order saya. Rupanya tiap pembelian minuman apapun di sini akan mendapatkan free donat polosnya JCO. Lumayan sekali ya. Waktu dulu saat saya ke JCO juga begitu sih, cuma saya lupa lagi (ini efek usia bukan sih?).

 

Pilih memilih lokasi duduk di dalam cafe JCO sebenarnya gampang, soalnya semua tempat tampak nyaman. Jenis kursi dan meja yang tersedia memang berbeda-beda. Ada sofa empuk yang cocok untuk pengunjung yang ingin makan dan ngobrol dengan tenang. Lalu ada kursi beserta meja tinggi di tengah ruangan berfasilitas stop kontak yang banyak, ini pasti untuk wifi hunter seperti saya. Ada juga beberapa kursi yang berada agak di sudut dengan tingkat keremangan yang lumayan, itu untuk pasangan barangkali ya. Biar suasananya lebih romantis mungkin. Tapi saya akhirnya memilih kursi yang menghadap ke luar cafe yang berpemandangan suasana di dalam mall Jatos. Pertimbangannya diambil berdasarkan adanya stop kontak di tiap kursi tapi jarak antar satu kursi dengan yang lainnya tidak terlalu berdekatan. Pandangan mata saya juga tidak terhalang orang lain, jika jenuh saya bisa memandang keluar kaca dan menikmati suasana lalu lalang orang di dalam mall.

 

Picture : kursi pilihan saya hari ini

Picture : meja dengan stop kontak yang banyak jumlahnya 😘

Picture : kursi di sudut sana juga nyaman dan penerangannya redup

Picture : buat yang suka duduk dekat jendela kaca dan disinari cahaya matahari

 

Menu

Rasanya hampir semua tahu menu JCO ya. Tapi saya ceritakan sedikit menu-menu JCO yang ada di Jatos, hanya sebagai informasi saja. Di JCO ini ada varian donat dan ada juga berbagai jenis kue. Kunjungan sebelumnya saya memesan Red Velvet, rasanya aduhai sekali, nikmat. Di kunjungan saya hari ini saya makan donat polos. Lalu ada juga varian kopi dan teh. untuk lengkapnya teman-teman bisa lihat-lihat sendiri di website mereka jcodonuts.com.

 

Harga

Teh chamomile yang saya order harganya Rp.19.000. Mungkin lidah saya yang keseleo, kebiasaan minum teh tradisional di rumah, jadi rasa teh impor London ini agak aneh di lidah (cuma habis seperempat cup jadinya). Untuk kategori harga, JCO termasuk sedang saja, masih di bawah harga-harga di Coffee Bean. Sebenarnya harga sangat relatif. Untuk ukuran cafe yang bagus, terstandar, bermerek, serta berada di dalam mall, harga-harga yang ditawarkan JCO terhitung normal.

 

Wifi

Inilah yang paling saya sukai dari JCO di Jatos. Wifi nya lancar dan stop kontaknya banyak. Cukup koneksikan perangkat laptop kita ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., maka internet otomatis dapat kita nikmati. Saya sudah mencoba ini dan berhasil. Kecepatannya juga bagus. Saya bisa menulis, dan mengunggah foto-foto dengan lancar ke dalam blog saya. Di sini cukup banyak orang-orang muda yang menikmati wifi dan secangkir minuman (ditambah free donat) seperti saya. Mereka tampak asyik di depan laptopnya masing-masing. Saya menduga mereka mahasiswa yang kuliah di kampus yang lokasinya berdekatan dengan mall Jatos. Mungkin UNPAD, IPDN, IKOPIN, UNWIM, atau ITB. Staff JCO sepertinya juga sudah maklum dengan pengunjung seperti kami. Mereka tetap melayani dengan ramah meski kami duduk berjam-jam di sana.

 

Ada kalanya cafe ini sepi dan kadang ada kalanya juga ramai sekali. Biasanya weekend cenderung lebih penuh dengan pengunjung. Kalau teman-teman memiliki waktu yang lebih luang dan ingin menulis atau membaca di sana, saya sarankan untuk datang di hari kerja saja, karena cenderung sedikit pengunjung sehingga terasa lebih nyaman.

 

Musik

Ada musik tidak ya di dalam cafe (?), saya tidak begitu mengamati. Memang terdengar lagu-lagu, tapi saya cenderung mengasumsikan itu berasal dari mall bukan dari cafe JCO. Tapi pada intinya, musik yang terdengar cukup enak dan tidak mengganggu konsentrasi kita.

 

Menu Baru

Hampir saja saya lupa cerita bahwa di kedatangan saya kali ini di JCO rupanya sedang ada menu baru ya. Teman-teman mungkin sudah tahu, nama menunya AFFOGATO. Saya ditawari tadi saat sedang memilih menu. Sayang sekali affogato itu berupa minuman yang mengandung es. Saya sedang tidak bisa minum minuman dingin, khawatir terkena flu dan radang tenggorokan. Tapi menu minuman baru ini tampaknya lejat, sebab ada toping ice cream di atasnya.

 

Picture : menu baru "affogato"

 

How to Get Here

Picture : Gedung mall Jatos, tampak JCO berada di bagian depan lobby atas mall

 

Mudah sekali untuk menemukan lokasi JCO. Silakan teman-teman mencari Jatinangor Town Square di google map. Lalu cari JCO di lantai tiga dekat pintu lobby atas, cafenya ada di sebelah kanan dan etalase JCO ada di bagian tengah.

 

Picture : JCO di Jatos

 

Angkutan umum yang lewat di depan Jatos banyak berseliweran, ada angkot coklat jurusan Cileunyi Tj Sari, ada angkot hijau merah jurusan Sayang -Gede Bage, dan ada bis damri juga. JCO di Jatos buka setiap hari dengan mengikuti jam buka dan tutup mall Jatos, umumnya pukul 10.00 - 10.00 malam.

 

Sudah hampir sore, azan ashar sudah terdengar. Saya mulai membereskan buku-buku serta laptop untuk segera pulang. Sekarang pikiran sudah mulai cerah kembali. Nanti malam saya pasti bisa menemukan banyak ide untuk tulisan di buku saya. Semoga semuanya lancar ya. Terimakasih teman-teman sudah menyimak cerita saya hari ini. Sampai ketemu lagi saya di cerita saya yang lainnya ya 😊.

 

0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh

Sponsored Post, Job Review, Special Request, Postingan Lomba

Review Buku The Sun and Her Flowers - Ru…

15-11-2017 Hits:98 Features Dipi - avatar Dipi

  Judul : The Sun and Her Flowers Penulis : Rupi Kaur Jenis Buku : Puisi Penerbit : Andrews McMeel Publishing   Tahun Terbit : 2017 Jumlah Halaman : 256 halaman Dimensi Buku : 19.56 x 12.45 x 2.03 CM Harga : Rp...

Read more

Review Buku The Four Tendencies - Gretch…

02-11-2017 Hits:187 Features Dipi - avatar Dipi

  Judul : The Four Tendencies The Indispensable Personality Profiles That Reveal How to Make Your Life Better (and Other People's Better, too) Penulis : Gretchen Rubin Jenis Buku : Non Fiksi - Humaniora Penerbit...

Read more

Review Buku Asrama - Muhammad Fatrim (Gi…

28-10-2017 Hits:528 Features Dipi - avatar Dipi

  Judul : Asrama Penulis : Muhammad Fatrim Jenis Buku : Novel (Horor) Penerbit : Penerbit Haru Tahun Terbit : Cetakan Pertama September 2017 Jumlah Halaman : 296 halaman Dimensi Buku : 19 cm Harga : Rp. 67.000 ISBN...

Read more

Review Buku

Review Buku Satu Pembohong (One of Us is…

10-11-2017 Hits:222 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Satu Pembohong Judul Asli : One of Us is Lying Penulis : Karen McManus Jenis Buku : Novel Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2017 Jumlah Halaman : 408 halaman Dimensi Buku : 20 cm Harga :...

Read more

Review Buku Rahasia Sang Suami (The Husb…

13-10-2017 Hits:352 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Rahasia Sang Suami Judul Asli : The Husband's Secret Penulis : Liane Moriarty Jenis Buku : Fiksi - Novel Terjemahan Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2016 Jumlah Halaman : 496 halaman Dimensi...

Read more

Review Buku Sihir Perempuan - Intan Para…

05-10-2017 Hits:423 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Sihir Perempuan Penulis : Intan Paramaditha Jenis Buku : Kumpulan Cerpen Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : April 2017 (Pernah diterbitkan oleh Kata Kita pada 2005) Jumlah Halaman : 366 halaman Harga...

Read more

Cerita Dipidiff

J.CO Jatinangor Town Square : Duduk Menu…

11-10-2017 Hits:329 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Book blogger juga manusia, yang terkadang tidak ada ide menulis, hilang fokus, pikiran lelah, serta kurang nafsu makan (padahal tadi sarapan sebakul 😅). Teman-teman pernah merasakan keadaan yang seperti itu...

Read more

Giggle Box Jatinangor - Alternatif Tempa…

11-10-2017 Hits:345 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Dulu sekali, tahun lalu tepatnya, saya pernah menulis tentang J.Co di Jatos. Waktu itu saya sedang hamil moonlight dan saat berkunjung ke sana saya cukup antusias untuk datang kembali mengingat...

Read more

Sudut Buku di Transmart Carrefour Cipadu…

08-10-2017 Hits:407 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Mungkin tidak semua orang seperti saya, yang setiap berkunjung ke mall atau supermarket pasti langsung mencari book corner. Tentu saya paling bahagia kalau di sana ada toko bukunya. Tapi jika...

Read more