Translate - Language

id Indonesian zh-CN Chinese (Simplified) nl Dutch en English tl Filipino fr French de German it Italian ja Japanese ko Korean ms Malay th Thai

Review Buku Rahasia Sang Suami (The Husband's Secret) - Liane Moriarty

Published: Friday, 13 October 2017 Written by Dipi

 

Judul : Rahasia Sang Suami

Judul Asli : The Husband's Secret

Penulis : Liane Moriarty

Jenis Buku : Fiksi - Novel Terjemahan

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit : 2016

Jumlah Halaman : 496 halaman

Dimensi Buku : 20 cm

Harga : Rp. 89.000

Edisi Terjemahan

#1 New York Times Bestseller

#1 UK Bestseller

 

 

Membuat kesalahan adalah manusiawi;

memaafkan adalah keagungan.

- Alexander Pope

 

Sekelumit Tentang Isi

Saat berada di loteng tanpa sengaja Cecilia Firzpatrick menemukan sepucuk surat yang ditulis oleh suaminya untuk dirinya, tapi surat itu baru boleh dibuka setelah suaminya meninggal. Tapi tentu saja John Paul belum meninggal saat itu, makanya ia merasa begitu penasaran dan menghadapi dilema. Apalagi respon suaminya sangat mencurigakan saat ia menanyakan tentang isi surat itu. Hingga akhirnya, ketika ia memutuskan untuk membuka surat  itu dan membacanya, pengakuan yang John Paul tulis di dalam surat membuat hidupnya hancur.

John Paul merasa sangat bersalah pada masa lalunya, pada kebodohan masa mudanya, pada dosa besar yang tidak pernah bisa ia lupakan. Ia tahu mungkin tidak ada kata maaf dan ampunan untuknya. Oleh karena itulah ia menulis surat itu untuk istri yang sangat dicintainya, tapi kini ia merasa ragu, sudah benarkah keputusannya saat itu? Kini surat itu telah terbaca di saat dia masih hidup. Masih pantaskah ia untuk dicintai dan mungkin dimaafkan?

 

Hidup Rachel seperti neraka, sejak anak perempuan satu-satunya, Janie, mati terbunuh oleh pelaku yang sampai saat ini belum ditemukan oleh polisi. Tentu saja Rachel mencurigai Connor, karena ia tampak begitu merasa bersalah kepadanya, karena ia tahu Janie terakhir kali terlihat bersama Connor sebelum ia ditemukan mati dibunuh. Kesedihan yang begitu mendalam menerpa rumah tangganya, suaminya meninggal dunia dan ia kini hidup sendirian di rumah. Anak laki-lakinya akan segera pula pindah ke New York bersama istrinya, dan membawa pergi Jacob, cucu satu-satunya yang membuat hidupnya sempat merasa lebih baik setelah kematian Janie.

 

Tess memutuskan untuk pulang ke rumah ibunya, membawa serta Liam, putra satu-satunya yang ia miliki. Tentu saja ia tidak bisa hidup bersama suaminya lagi karena suaminya itu jelas-jelas mengatakan bahwa ia sudah jatuh cinta pada sepupunya Tess, sepupu yang merupakan sahabat terdekat, sepupu yang ia sangat cintai. Mereka jatuh cinta di bawah atap rumahnya, berselingkuh di depan mata, dan ia tidak tahu sampai kemarin ketika mereka berdua membuat pengakuan menjijikkan itu seperti sedang mendeklarasikan sesuatu yang mulia dengan penuh keberanian. Maka ia pulang ke ibunya yang kebetulan baru saja jatuh dan kakinya cedera, situasinya cocok, ia bisa merawat ibunya, dan Liam bisa bersekolah di sana. Ketika ia mengantar Liam ke sekolah untuk pertama kalinya, ternyata Connor ada di sana, Connor mantan pacarnya dulu, kini menjadi guru olahraga tampan yang dicintai anak-anak muridnya hingga yang usianya masih TK sekalipun. Dan Connor pun tampak tertarik dengan Tess, sama seperti dulu.

 

Semua tentu saja berawal dari surat itu dan kisah pun berakhir karena surat itu. Jika saja Cecilia tidak membacanya, mungkin hal-hal tragis yang terjadi kemudian tidak akan ada, atau justru memang sebaiknya itu yang terjadi agar semua peristiwa bisa berakhir sebagaimana mestinya. Kita memang tidak pernah mengetahui masa depan, kadang yang bisa kita lakukan hanyalah melepaskan semua penderitaan dan mencoba melanjutkan hidup, yang pada sebagian orang lain justru memilih untuk terus menderita dan menyesalkan masa lalu sepanjang waktu.

Apakah isi surat John Paul? Apakah pembunuh Janie adalah Connor? Apakah pembunuh Janie bisa ditemukan? Bagaimana hubungan Connor dengan Tess? Dapatkan Tess memaafkan suaminya dan menerima kembali dirinya demi Liam? Apakah Cecillia bisa memaafkan suaminya? Bisakah Rachel keluar dari penderitaan dan kesedihannya? dan Polly yang cantik, yang tangannya kini diamputasi karena tertabrak mobil yang Rachel kemudikan, benarkah ia balasan atas dosa yang diperbuat oleh ayahnya?

Silakan teman-teman baca sendiri novel yang sangat menarik ini :).

 

Seputar Fisik Buku dan Disainnya

 

Ini buku kedua Liane Moriarty yang saya baca, sebelumnya saya juga sudah mereview buku Dusta-dusta Kecil karangan Liane Moriarty yang lain. Saya jadi ingat waktu saya mereview buku itu, foto bukunya tidak selengkap foto buku Rahasia Sang Suami yang saat ini sedang saya ulas. Kebetulan pembatas bukunya hilang entah kemana, jadi foto buku Dusta-dusta Kecil tidak menyertakan pembatas buku. Untungnya kali ini pembatas bukunya saya simpan dengan rapih, jadi bisa difoto berdampingan dengan buku.

 

Baca juga : "Review Buku Dusta-Dusta Kecil - Liane Moriarty"

 

Teman-teman suka disain covernya tidak? Sederhana tapi mengena ya. Menurut saya disain cover buku yang bernuansa coklat kayu lalu terdapat seperti sobekan kertas yang ditulisi dengan judul buku terlihat sangat artistik :'D. Di samping ini ide yang bagus, desain seperti ini juga sekaligus memberikan kesan adanya rahasia yang mana cocok dengan judul maupun isi cerita.

Tebal bukunya kurang lebih sama dengan buku Dusta-dusta Kecil. Total halaman mencapai hampir 500 halaman. Ini memang bakal menjadi bacaan yang mengenyangkan untuk akhir pekan :D.

 

Tokoh dan Karakter

Saya suka tokoh-tokoh dalam buku ini sebab terasa begitu hidup dan nyata. Ada Cecilia, ibu rumah tangga yang cekatan, pandai mengurus semua hal rumah tangga dan sigap membantu semua orang. Ia mencintai John Paul tapi ia juga menjunjung tinggi kejujuran, kebenaran, dan keadilan. Lalu ada Rachel, ibu yang menderita kesedihan yang mendalam. Tess yang terlihat tangguh, percaya diri, dan pandai bersosialisasi ternyata menyimpan ketidaknyamanan saat berkomunikasi dengan orang-orang.

Lalu ada Connor, guru yang baik hati, laki-laki yang sebenarnya selalu serius saat berhubungan dengan wanita, tapi ternyata hingga saat ini masih belum menikah. Dan beberapa tokoh minor lainnya yang melengkapi jalan cerita. Untuk tokoh dan karakter favorit, pilihan saya jatuh pada Cecilia tentunya, karena dibalik segala kelemahan yang ditampakkan Liane Moriarty pada karakter Cecilia dalam cerita, tersimpan kekuatan seorang ibu dan istri yang luar biasa.

 

Alur dan Latar

Mungkin saat teman-teman membaca buku ini akan merasakan hal yang sama dengan saya. Berbeda dengan buku Dusta-dusta Kecil, pada buku Rahasia Sang Suami ada bagian yang terasa monoton dan jalan cerita seperti entah mau dibawa kemana. Bagian ini ada di tengah-tengah, ketika surat John Paul sudah dibaca oleh Cecilia, saat itu rasa penasaran saya sebagai pembaca rasanya hilang. Tapi itu mungkin permainan alur yang sengaja Liane Moriarty ciptakan. Saya kenal karya beliau memang selalu unik penyajian alurnya. Dan ternyata ketika saya terus melanjutkan bacaan ke bab-bab berikutnya, alur cerita bergulir ke sebuah plot baru yang menarik dan ditutup dengan epilog yang indah. 

Bagian epilog buku ini adalah bagian terfavorit saya. Kalimat-kalimat yang tersusun begitu dalam maknanya. Epilog yang luar biasa ini juga membuat saya sebagai pembaca merasa hilang dahaganya. Ini tidak bisa disebut sebagai buku dengan ending yang bahagia sepenuhnya, tapi herannya saya merasa puas dengan akhir cerita. Buku ini tidak hanya membuat pembaca kenyang karena jumlah halamannya yang hampir mencapai 500 lembar itu, tapi juga puas karena jalan ceritanya yang apik dan menarik.

Latar cerita banyak mengambil lokasi di seputar kota tempat Cecilia dan tokoh-tokoh lainnya tinggal. Latar rumah Cecilia yang bersih dan teratur sempat menjadi latar dengan kesan yang paling kuat di benak saya. Lalu suasana sekolah tempat Connor mengajar. Rumah Rachel yang sepi dan sendu seperti pemiliknya juga tergambarkan dengan baik di dalam buku.  

 

Yang menarik dan atau disuka dari Buku ini

 

Di buku Dusta-Dusta Kecil mungkin teman-teman masih ingat kalau Liane Moriarty juga menampilkan jalan cerita dengan cara menandai beberapa bab dengan keterangan waktu. Tulisan "sebulan sebelum malam kuis", "seminggu sebelum malam kuis", adalah beberapa contoh kalimat keterangan yang selalu Liane Moriarty letakkan di bawah tulisan Bab. Nah, di buku Rahasia Sang Suami ada juga yang sedikit mirip dengan itu, tapi cara pengemasannya berbeda.

Kata keterangan waktu yang ada berupa hari: hari Senin, Selasa, sampai pada Minggu Paskah. Saya merasa sedikit bingung dan penasaran dengan keterangan-keterangan waktu ini. Biasanya kata keterangan hari ini akan berisi beberapa bab. Tapi lama-lama saya mengerti kaitan antara Senin, Selasa, dan seterusnya dengan jalan cerita. Itu semua ada hubungannya dengan hari-hari yang dijalani oleh Janie sebelum ia ditemukan mati terbunuh. Permainan plot dan ide penulisan yang unik ya :).

 

Seperti biasa gaya bertutur Liane Moriarty selalu "luwes", kalimat-kalimatnya ringan, renyah, dan lucu, meski tidak dimaksudkan untuk melucu. Beberapa paragrafnya mungkin akan sulit dimengerti letak kelucuannya, kecuali pembacanya kebetulan adalah seorang ibu-ibu yang paham betul kerepotan urusan rumah tangga. Contohnya seperti di bawah ini.

Ia suka merasa fokus. Ia bangga pada kemampuannya untuk berfokus. Kehidupan sehari-harinya terbentuk dari ribuan kepingan kecil - "Butuh ketumbar", "Isabel harus potong rambut", "Siapa yang akan mengawasi Polly di kursus balet hari Selasa kalau aku membawa Easther ke terapi bicara"? - seperti salah satu jigsaw raksasa mengerikan yang dulu sering dikerjakan Isabel selama berjam-jam. Tetapi Cecilia, yang tidak sabar mengerjakan teka-teki, tahu benar di mana letak setiap kepingan kecil hidupnya, dan di mana kepingan itu harus berada pada masa berikutnya.

Halaman 18

 

Beberapa tulisan dalam cerita ini juga benar-benar mengangkat hal-hal yang nyata dalam kehidupan. Misalnya yang satu ini, istri yang sukses dalam berkarir kadang bisa jadi ibu yang payah dalam urusan rumah tangga.

Kau mungkin berpikir bahwa seseorang yang begitu ahli dalam manajemn proyek bisa mengatasi proyek mengepak pakaian untuk Jacob ketika Jacob datang menginap, tetapi ternyata tidak. Lauren sepertinya selalu melupakan hal-hal yang penting.

Halaman 61

 

Juga betapa karir bisa membuat sudut pandang akan kehidupan untuk sebagian orang bisa sangat berbeda dengan yang lainnya.

Kenapa perempuan terkutuk itu tidak menginginkan bayi lagi? Tidakkah mereka ingin memberi Jacob seorang adik laki-laki atau perempuan? Apa yang begitu istimewa tentang New York, dengan klakson yang terus menjerit dan uap yang anehnya menguar dari lubang-lubang di jalan? Demi Tuhan, perempuan itu kembali bekerja tiga bulan setelah Jacob lahir. Jadi memiliki bayi lagi pasti bukan sesuatu yang merepotkan baginya.

Halaman 63

 

Kalimat- kalimat yang menggambarkan kejadian dalam kehidupan yang nyata, Liane Moriarty memang jagonya. Belum tentu semua penulis bisa menampilkan karakter dan kelakuan anak kecil dengan begitu pas apa adanya seperti ini.

"Keren!" Liam pergi ke dapur, dan karena alasan yang hanya dimengerti oleh anak laki-laki berumur enam tahun, ia mulai menggerak-gerakkan lengan dan kakinya dengan kaku seperti robot. "Aku memproses! Aku memproses! Setuju - untuk - roti kayu manis."

Halaman 83

 

Semoga di buku lainnya tidak ada typo ya. Meski saya sebagai pembaca tetap memahami maksud kalimat dan menebak kata yang salah ketik tersebut dengan mudah, tapi kan sayang kalau ada typo seperti ini. Rasanya tidak biasanya buku yang diterbitkan Gramedia ada salah ketiknya.

"Aku tidak bisa menahan sait," Eve sedang berbicara kepada Arianna.

Halaman 155

 

"Sama sekali tidak makan gula," katanya muram. "Tidak ada lagi es krim untuk hidngan penutup."

Halaman 222

 

Beberapa percakapan dan penggalan paragraf dalam buku ini membuat saya berpikir dan merenung. Terutama yang berkaitan dengan jalan pikiran Rachel.

Orang-orang berpikir tragedi akan membuatmu bijak, bahwa tragedi secara otomatis akan melambungkanmu ke tingkat spiritual yang lebih tinggi, tetapi sepertinya bagi Rachel yang terjadi justru sebaliknya. Tragedi membuatmu picik dan dengki. Tragedi tidak memberimu pengetahuan atau pemahaman tentang apa pun. Racel tidak memahami apa pun tentang hidup selain kenyataan bahwa hidup itu singkat dan kejam; ada orang yang lolos setelah melakukan pembunuhan, sementara ada orang yang melakukan kesalahan yang sangat kecil harus membayar harga yang sangat mahal.

Halaman 178

 

Tentu saja di sana-sini terdapat kalimat-kalimat yang bagus untuk dicatat dan dijadikan quotes.

Kematian adalah harga yang terlalu tinggi untuk kebebasan.

Halaman 262

 

Banyak adegan yang menyentuh hati saya, Liane Moriarty jelas penulis yang pandai memainkan emosi pembaca.

Sementara Tes mengangkat kompas itu, ia melihat secarik catatan kecil bertuliskan tangan yang ditempel di bagian dasar kotak.

 

Dear Tess, (Tess membaca). Mungkin ini adalah hadiah yang konyol untuk seorang anak perempuan. Aku tidak pernah tahu hadiah apa yang harus kuberikan untukmu. Aku mencoba memikirkan sesuatu yang bisa membantumu ketika kau sedang tersesat. Aku ingat merasa tersesat. Rasanya sangat mengerikan. Tapi aku selalu memilikimu. Semoga kau berhasil menemukan jalanmu. Dengan penuh cinta.

Dad.

 

Tess merasa sesuatu terbit dalam dadanya.

"Kurasa cukup indah," kata Lucy sambil membolak-balikkan kompas itu.

Tess membayangkan ayahnya mencari-cari hadiah yang tepat di setiap toko untuk diberikan kepada anak perempuannya yang sudah dewasa; ekspresi takut yang pasti terbersit di wajahnya yang kasar dan berkerut setiap kali seseorang bertanya, "Ada yang bisa kubantu?" Sebagian besar pelayan toko pasti menganggap ayah Tess adalah pria tua yang pemberang dan kasar yang tidak mau menatap mereka.

Halaman 346

 

Bagian yang ini bahkan bukan hanya sekadar menyentuh hati, tapi juga membuat saya total merasa ikut bersedih.

Kadang-kadang ada kesedihan murni dan menyakitkan dan kadang-kadang ada amarah dan keinginan mendesak untuk mencakar, memukul dan membunuh, dan kadang-kadang seperti sekarang, hanya ada kesedihan biasa, datar, mengendap dengan perlahan dan menyesakkan seperti kabut tebal.

Rachel merasa sangat sedih.

Halaman 393

 

Dan seperti yang saya sudah sampaikan di atas, epilognya sangat indah. Teman-teman harus baca. Saya kutipkan sedikit bagian dari epilog tersebut di bawah ini.

Epilog

Ada banyak rahasia dalam hidup kita yang tidak akan pernah kita ketahui.

...

Kita tidak akan pernah tahu kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa terjadi dan seharusnya terjadi dalam hidup kita. Mungkin itu ada baiknya. Beberapa rahasia memang seharusnya tetap dirahasiakan. Tanya saja Pandora.

Halaman 486

 

Siapa Liane Moriarty

Liane Moriarty adalah penulis asal Australia yang buku-bukunya sudah terjual lebih dari enam juta eksemplar di seluruh dunia dan diterjemahkan ke dalam 39 bahasa. Buku The Husband's Secret juga mendapat predikat #1 New York Times Bestseller, bahkan #1 UK Bestseller. Buku ini kemudian diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama dalam edisi terjemahannya dengan judul Rahasia Sang Suami.

Keenam buku yang dikarang Liane Morarty juga mendapatkan predikat international best-selling novel. Keenam buku tersebut adalah Three Wishes, The Last Anniversary, What Alice Forgot, The Hypnotist's Love Story, The Husband's Secret, dan Big Little Lies. Dua judul terakhir bahkan merupakan 1 New York Times Bestsellers. Buku The Husband's Secret (Rahasa Sang Suami) diangkat menjadi film dan Big Little Lies menjadi film seri HBO dengan Nicole Kidman dan Reese Witherspoon sebagai bintangnya.

Buku The Husband's Secret terjual lebih dari tiga juta kopi di seluruh dunia. Buku ini mendapatkan predikat #1 UK Bestseller, dan Amazon Best Book of 2013 serta telah diterjemahkan ke dalam 40 bahasa. Selama setahun New York Times memasukkan buku ini ke dalam bestseller list mereka.

Berikut adalah buku-buku karya Liane Moriarty lainnya :

Dewasa

  • Three Wishes (2004)
  • The Last Anniversary (2006)
  • What Alice Forgot (2010)
  • The Hypnotist's Love Story (2011)
  • The Husband's Secret (2013)
  • Big Little Lies (2014)
  • Truly Madly Guilty (2016)

Anak-anak

  • The Petrifying Problem with Princess Petronella (2009)
  • The Shocking Trouble on the Planet of Shobble (2009)
  • The Wicked War on the Planet of Whimsy (2010)

 

Rekomendasi

Saya rekomendasikan buku ini pada pembaca usia dewasa yang menyukai novel tebal, asyik, unik, penuh kejutan, yang menyentuh emosi, sedih tapi juga ada humornya, ada misterinya yang membuat penasaran, yang bertema kehidupan sehari-hari dalam rumah tangga, persahabatan, keluarga, dan cinta. Kualitas terjemahannya bagus sehingga kita bisa menikmati cerita dengan baik. Buku dengan ending yang tidak begitu bahagia, tapi ditutup dengan baik dan penuh makna.

Catatan : terdapat konten seksual dan topik pembunuhan.

 

 

0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh

Sponsored Post, Job Review, Special Request, Postingan Lomba

Kenangan Dongeng Tempo Dulu - Indonesia …

18-11-2017 Hits:88 Features Dipi - avatar Dipi

  Halo teman-teman, apa kabar semuanya? Semoga pada sehat wal afiat ya. Yang mau kerja besok, hari ini bersantai dulu lah sejenak, mengumpulkan energi buat seminggu, biar semangatnya membara dan mudah-mudahan...

Read more

Review Buku The Sun and Her Flowers - Ru…

15-11-2017 Hits:125 Features Dipi - avatar Dipi

  Judul : The Sun and Her Flowers Penulis : Rupi Kaur Jenis Buku : Puisi Penerbit : Andrews McMeel Publishing   Tahun Terbit : 2017 Jumlah Halaman : 256 halaman Dimensi Buku : 19.56 x 12.45 x 2.03 CM Harga : Rp...

Read more

Review Buku The Four Tendencies - Gretch…

02-11-2017 Hits:223 Features Dipi - avatar Dipi

  Judul : The Four Tendencies The Indispensable Personality Profiles That Reveal How to Make Your Life Better (and Other People's Better, too) Penulis : Gretchen Rubin Jenis Buku : Non Fiksi - Humaniora Penerbit...

Read more

Review Buku

Review Buku Satu Pembohong (One of Us is…

10-11-2017 Hits:264 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Satu Pembohong Judul Asli : One of Us is Lying Penulis : Karen McManus Jenis Buku : Novel Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2017 Jumlah Halaman : 408 halaman Dimensi Buku : 20 cm Harga :...

Read more

Review Buku Rahasia Sang Suami (The Husb…

13-10-2017 Hits:387 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Rahasia Sang Suami Judul Asli : The Husband's Secret Penulis : Liane Moriarty Jenis Buku : Fiksi - Novel Terjemahan Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2016 Jumlah Halaman : 496 halaman Dimensi...

Read more

Review Buku Sihir Perempuan - Intan Para…

05-10-2017 Hits:458 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Sihir Perempuan Penulis : Intan Paramaditha Jenis Buku : Kumpulan Cerpen Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : April 2017 (Pernah diterbitkan oleh Kata Kita pada 2005) Jumlah Halaman : 366 halaman Harga...

Read more

Cerita Dipidiff

J.CO Jatinangor Town Square : Duduk Menu…

11-10-2017 Hits:363 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Book blogger juga manusia, yang terkadang tidak ada ide menulis, hilang fokus, pikiran lelah, serta kurang nafsu makan (padahal tadi sarapan sebakul 😅). Teman-teman pernah merasakan keadaan yang seperti itu...

Read more

Giggle Box Jatinangor - Alternatif Tempa…

11-10-2017 Hits:388 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Dulu sekali, tahun lalu tepatnya, saya pernah menulis tentang J.Co di Jatos. Waktu itu saya sedang hamil moonlight dan saat berkunjung ke sana saya cukup antusias untuk datang kembali mengingat...

Read more

Sudut Buku di Transmart Carrefour Cipadu…

08-10-2017 Hits:444 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Mungkin tidak semua orang seperti saya, yang setiap berkunjung ke mall atau supermarket pasti langsung mencari book corner. Tentu saya paling bahagia kalau di sana ada toko bukunya. Tapi jika...

Read more