Translate - Language

id Indonesian zh-CN Chinese (Simplified) nl Dutch en English tl Filipino fr French de German it Italian ja Japanese ko Korean ms Malay th Thai

Review Buku Puisi : The Princess Saves Herself in This One - Amanda Lovelace

Published: Tuesday, 09 January 2018 Written by Dipi

Judul : The Princess Saves Herself in This One

Penulis : Amanda Lovelace

Jenis Buku : Kumpulan Puisi

Penerbit : Andrews McMeel Publishing

Tahun Terbit : 2017

Jumlah Halaman :  208 halaman

Dimensi Buku :  22.61 x 14.99 x 2.03 cm

Harga : Rp. 171.000

Edisi Bahasa Inggris

Available at Periplus Setiabudhi Bookstore (ig @Periplus_setiabudhi)

  

Sekelumit Tentang Isi

Buku puisi The Princess Saves Herself in This One berisikan 4 bab yaitu The Princess, The Damsel, The Queen, dan You. Keempat bab ini masing-masing berisikan puisi-puisi yang memiliki topik serta sudut pandang yang berbeda. 

Secara umum topik-topik puisi Amanda Lovelace di buku ini telah tertuang dalam satu tulisan di halaman awal buku yang berjudul "trigger warning"

trigger warning

this book

contains

sensitive material

relating to :

child abuse,

intimate partner abuse,

bullying,

sexual assault,

self-harm,

eating disorders,

queerphobia,

menstruation,

alcoholism,

racism,

trauma,

death,

suicide,

grief,

cancer,

fire,

& possibily

more.

remember

to practise self-care

before, during & after

reading.

 

dan semua yang tertulis di dalam peringatan di atas diperkuat pula dalam satu 'puisi' yang sangat mengena lagi cerdas pilihan kata-katanya. Puisi ini jelas menunjukkan seperti apa, tentang apa, dan untuk apa puisi-puisi ini ditulis.

warning I:

this is not a fairy tale.

there is no princess.

there is no damsel.

there is no queen.

there is no tower.

there are no dragons.

there is simply girl

faced with the

difficult task

of learning to

believe in

herself.

Page 1.

 

Tampak judul dan isi sangat berhubungan.

 

Seputar Fisik Buku dan Disainnya

Disain covernya sangat sederhana. Dominan warna hitam, dengan huruf-huruf yang dicetak warna putih. Saya bahkan tidak tahu ini buku puisi atau novel atau non fiksi. Kemungkinan karena pilihan disainnya yang datar dan sangat sederhana itulah justru membuat saya penasaran untuk tahu ini sebenarnya buku apa. 

Berbeda dengan buku puisi The Sun and Her Flowers -nya Rupi Kaur, buku The Princess Saves Herself in This One bisa dibilang sepi dari ilustrasi gambar. Visualisasinya tidak ada. Halaman berisi kata-kata sepenuhnya.

 

Yang menarik dan atau disuka dari Buku ini

Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, ada peringatan yang ditulis di awal buku. Tak pernah terpikirkan oleh saya bahwa ada buku puisi yang sampai perlu dituliskan hal-hal yang demikian. Seolah-olah puisi-puisi yang ada akan sangat berbahaya bagi kesehatan mental kita 😊. Tapi justru ini yang menarik perhatian saya.

Picture : halaman berisi peringatan khusus

 

Lalu puisi pembuka yang saya temui di buku ini ditulis sangat sederhana tapi memiliki makna yang dalam dan dekat dengan kenyataan. I love it.

Ah, life -

the thing

that happens

to us

while we're off

somewhere else

 blowing on

dandelions

& wishing

ourselves into

the pages of

our favorite

fairy tales.

Page 5

 

Puisi-puisi di bab Princess memang bertemakan hal-hal yang sensitif seperti kelabilan emosi remaja, pertemanan yang bermasalah, penilaian fisik, hubungan dengan ibu yang penuh kemarahan dan tidak terjalin dengan baik, hingga pelecehan seks (atau kekerasan seksual), yang dalam pilihan kata-katanya bernuansa fantasi, angan-angan, seperti lamunan manja para wanita bahwa dirinya ada seorang putri 😁. Berbeda dengan buku puisi The Sun and Her Flowers-nya Rupi Kaur, buku puisi Amanda Lovelace ini bebas dari topik dan gaya syair erotis.

My first kiss:

tackled,

pinned down,

a mouth

repeating

no no no.

after:

bruises

&

the unmistakable

taste of

blood.

- i will never forgive you.

Page  26

# yang ini bertema pelecehan atau kekerasan seksual

 

tapi setelah menyimak berbagai puisi dengan tema yang membuat jidat saya mengernyit itu, saya merasa cukup lega dan "bahagia" saat membaca puisi terakhir penutup bab yang bernada lebih positif.

the princess

locked herself away

in the highest tower,

hoping a knight

in shining armor

would come to her

rescue.

- i didn't realize i could be my own knight.

Page 42

 

Puisi-puisi di bab The Damsel terasa seperti curahan perasaan dan pikiran seorang gadis pada umumnya. Ada puisi tentang cinta dan patah hati, tentang topik keluarga (saudara dan ibu misalnya), rasa kehilangan, kesedihan, dan rasa sepi.

remember when

you told me

you wrote that

beautiful song

for me

& only me -

your

"only one"?

well,

i'm willing

to bet

you don't

remember

that you had already

showed it to me,

saying it was

for her.

- you were in love with the idea of love, not me.

Page 46

#puisi yang satu ini membuat saya tersenyum "miring". Ironi tapi nyata 😊

 

everyone I love leaves.

Page 83

#meski hanya terdiri dari satu kalimat pendek, puisi ini terasa sekali kesedihan dan kesepiannya. 

 

Bab The Queen memuat puisi-puisi tentang lebih banyak harapan, cara pandang yang lebih bijaksana, kedewasaan.

he 

did not

teach me

how

to love

myself,

but he

was

the bridge

that

helped me

get

here.

- i thank the universe every day for you.

Page  140

 

dan di bab You, puisi-puisi Amanda Lovelace lebih banyak bertemakan motivasi diri sendiri, refleksi, semangat, harapan, daya juang, dan kedewasaan, pola pikir feminis, himbauan, sindiran, lebih mencintai dan menghargai diri sendiri. Salah satunya bahkan bertema generasi millenial. Bab ini adalah bab yang paling saya sukai.

we are the generation

you gave participant

thropies to.

we are the generation

you made wear helmets,

elbow pads, & and kneepads.

we are generation

you gave censored CDs

& PG movies to.

we are the generation

you spent years overprotecting

then threw to the wolves.

now we are the generation

running on nothing but coffee

& three hours of sleep.

we are the generation

working minimum-wage jobs

with college degrees.

we are the generation

making just enough

money to survive.

we are the generation

you didn't want to see fail

then ensured that we did.

- millenials

Page 170

# jelas puisi yang ini berisi sentilan dan bahan pemikiran tentang apa yang terjadi di generasi saat ini.

 

food

is

not

the

enemy.

- society is

Page 174

# rasanya ini benar sekali ya. Persepsi fisik yang diciptakan oleh dunia sosial lebih menyebabkan kita (terutama wanita) mengejar bentuk badan yang langsing dengan cara apapun.

 

if you ever

look at

your reflection

& feel the desire

to tell yourself

you're not

good enough,

beautiful enough,

skinny enough,

curvy enough,

then i think

it's about time

you smashed

that mirror

to bits,

don't you?

- use those fragments to make stepping-stones to your own self-love

Page 175

# yeah, pecahkan saja kacanya. Fokus jadi diri sendiri, cantik dari dalam hati, dan mencintai diri.

 

your happiness

comes before

anyone else's

happiness.

- the real meaning of "self-respect"

Page 185

 

be wary

of the boys who

only ever tell

half-truths

because they

will only ever be

half in love

with you.

- slay those dragons.

Page 189

# yup, setuju :D

 

 

Keunikan sebuah puisi salah satunya ternyata cara mengemas kata-katanya sedemikian rupa, bukan cuma pilihan kata-katanya saja. Amanda Lovelace tampaknya memiliki ciri khas tersendiri untuk puisi-puisi yang ia tulis. Permainan kata atau kalimat yang dicoret dengan tujuan tertentu tampak tersebar di banyak puisinya di buku ini.

Picture : puisi yang syairnya terdiri dari kata-kata yang dicoret

 

atau permainan kata yang model penempatannya unik seperti di bawah ini.

Picture : model penempatan kata yang unik

Picture : model penempatan kata yang unik

 

Lalu, seperti puisi-puisinya Rupi Kaur, Amanda Lovelace juga cukup sering memberikan catatan khusus yang terdiri dari satu kalimat singkat di akhir puisinya yang dengan itu kita mendapatkan arahan atau kesimpulan yang cukup tepat tentang isi puisi di atasnya.

Picture : ada kalimat akhir di puisinya

 

Baca juga : "Review Buku Puisi : The Sun and Her Flowers - Rupi Kaur"

 

Puisi Amanda Lovelace ada yang terdiri dari dua kalimat hingga dua halaman penuh. Tapi keindahan dan kedalaman makna puisinya nyatanya memang tidak bergantung pada banyak atau sedikit syairnya. Semua terasa sampai di hati.

"i hate you"

- his versions of "i love you"

Halaman 55

everyone I love leaves.

Page 83

#puisi yang ini irit sekali syairnya

 

Bagi saya, Amanda Lovelace tampaknya ingin mengajak saya untuk menyelami berbagai pikiran dan perasaan seorang perempuan, baik ketika ia masih remaja atau muda, dengan segala kegalauannya, dengan masalah-masalahnya, dengan cara pandangnya terhadap dirinya maupun dunia, dalam lingkup sosial keluarga maupun yang lebih luas. Ada tentang cinta, tentang patah hati, tentang laki-laki yang tidak bisa dipercaya, tentang keributan keluarga, tentang hubungan dengan ibu yang tak selamanya mulus, hingga isu-isu yang lebih besar seperti fenomena generasi masa kini, pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap wanita, dan sindiran terhadap persepsi sosial atas bentuk tubuh seorang wanita (yang mana kadang menimbulkan stress tertentu). Kesedihan, kemarahan, kehilangan, harapan, rasa sepi, kebulatan tekad, dan ketenangan seorang wanita dewasa silih berganti muncul di puisi-puisinya. Semuanya sampai ke hati.

 

Menikmati buku ini seperti membaca buku non fiksi self-healing atau self-help karena emosi yang disampaikannya terasa sistematis dan terarah. Teman-teman silakan membaca buku ini, dan diakhir bacaan mungkin kalian akan menemukan suatu semangat, harapan, dan tekad yang kemudian tumbuh di dalam hati kita untuk lebih mencintai dan menjadi diri sendiri dan lebih peduli kepada banyak hal di dunia ini.

 

Siapa Amanda Lovelace

Amanda Lovelace adalah penulis buku puisi dan fantasi. Tulisan-tulisannya banyak dipublikasikan di blog pribadinya. Ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang English Literature. Buku The Princess Saves Herself in This One adalah buku puisi debutnya. 

The Princess Saves Herself in This One mendapatkan rating 3,97 di Goodreads dan 4,5 di Amazon.

 

Rekomendasi

Buku puisi ini saya rekomendasikan kepada pembaca remaja dan dewasa (terutama perempuan), yang menyukai puisi yang bermakna, mampu membawa emosi kita, menginspirasi, memunculkan semangat juang, bertemakan kehidupan perempuan, sindiran pada fenomena sosial, dan teguran pada diri sendiri. Topik-topiknya yang beragam memang tidak semuanya manis, ada tentang pelecehan seksual, kemarahan, kehilangan, kesedihan, kegalauan. Namun seperti yang Amanda Lovelace tuliskan dari awal "happy ending ahead,"... sabarlah akan ada akhir yang bahagia selama kita bersabar meresapi syair demi syair puisinya.

 

My Rating : 4/5

 

0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh

Sponsored Post, Job Review, Special Request, Postingan Lomba

Review Buku Finding Audrey - Sophie Kins…

31-01-2018 Hits:281 Features Dipi - avatar Dipi

Judul : Finding Audrey Penulis : Sophie Kinsella Jenis Buku : Novel Remaja (Young Adult) Penerbit : Ember Tahun Terbit : 2015 Jumlah Halaman :  304 halaman Dimensi Buku :  20.83 x 13.97 x 1.52 cm Harga...

Read more

Meraih Kebahagiaan Sejati dengan Jalani …

24-01-2018 Hits:455 Features Dipi - avatar Dipi

  Judul : Jalani Nikmati Syukuri Penulis : Dwi Suwiknyo Jenis Buku : Non Fiksi (Agama dan Spiritual) Penerbit : Noktah (DIVA Press) Tahun Terbit : Cetakan pertama, 2018 Jumlah Halaman :  260 halaman Dimensi Buku : ...

Read more

Review Buku Lincoln in The Bardo - Georg…

16-01-2018 Hits:384 Features Dipi - avatar Dipi

Judul : Lincoln in The Bardo Penulis : George Saunders Jenis Buku : Novel Penerbit : Random House Tahun Terbit : 2017 Jumlah Halaman :  368 halaman Harga : Rp. 140.000 Edisi Bahasa Inggris Man Booker Prize Winner Available at...

Read more

Review Buku

Review Buku Revan & Reina - Christa …

15-01-2018 Hits:466 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Revan & Reina "Look, don't leave" Penulis : Christa Bella Jenis Buku : Novel Remaja Penerbit : Penerbit Ikon Tahun Terbit : Juni 2016 Jumlah Halaman :  halaman Dimensi Buku :  130 x 190 mm Harga...

Read more

Review Buku Para Pendosa (Truly Madly Gu…

01-01-2018 Hits:410 Review Buku Dipi - avatar Dipi

Judul : Para Pendosa Judul Asli : Truly Madly Guilty Penulis : Liane Moriarty Jenis Buku : Novel Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2017 Jumlah Halaman :  600 halaman Dimensi Buku :  13,5...

Read more

Review Buku Kisah Hidup A.J. Fikry (The …

27-12-2017 Hits:576 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Kisah Hidup A.J. Fikry Judul Asli : The Storied Life of A.J. Fikry Penulis : Gabrielle Zevin Jenis Buku : Novel Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : Cetakan Pertama 2017 Jumlah Halaman :  280 halaman Dimensi Buku :...

Read more

Cerita Dipidiff

Yuk Yoga dan ngeGym biar "Kencang…

02-02-2018 Hits:194 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Upppsss... apanya ya yang kencang ya? Hahaha. Yah apalagi kalo bukan otot, kulit, lingkar perut, lingkar pinggul, dan bagian-bagian lain yang rentan menggelambir. Maklum lah, habis lahiran wanita pada umumnya...

Read more

Suatu Siang di Wendy's bersama Sahabat

29-01-2018 Hits:224 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Saya masih teringat pada satu lirik lagu yang nge-hits sekali di jamannya, yakni "persahabatan bagai kepompong, mengubah ulat menjadi kupu-kupu." Lirik ini banyak disetujui orang-orang karena kebenarannya, dan saya akui...

Read more

J.CO Jatinangor Town Square : Duduk Menu…

11-10-2017 Hits:1107 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Book blogger juga manusia, yang terkadang tidak ada ide menulis, hilang fokus, pikiran lelah, serta kurang nafsu makan (padahal tadi sarapan sebakul 😅). Teman-teman pernah merasakan keadaan yang seperti itu...

Read more