Translate - Language

id Indonesian zh-CN Chinese (Simplified) nl Dutch en English tl Filipino fr French de German it Italian ja Japanese ko Korean ms Malay th Thai

Review Buku When The Moon is Low - Nadia Hashimi

Published: Monday, 17 July 2017 Written by Dipi

REQUEST POST

 

follow Judul : When The Moon is Low

Penulis : Nadia Hashimi

Penerbit : William Morrow

Tahun Terbit 2015

Edisi Bahasa Inggris

Jumlah Halaman 400

Harga Rp. 113.000

Dimensi :4,2 x 1 x 6,8 inci

Berat : 0,44 kg

Internationally Bestselling Author

Available at Periplus Setiabudhi Bandung Bookstore

 

 

The small man
Builds cages for everyone
He
Knows.
While the sage,
Who has to duck his head
When the moon is low,
Keeps dropping keys all night long
For the
Beautiful
Rowdy
Prisoners.
- "Dropping Keys" - by Hafiz
A Fourteenth-Century Sufi Poet

 

Sekelumit Isi Cerita

Ketika Fereiba lahir, ibunya meninggal, lalu ia dibesarkan oleh ibu tiri yang perlakuannya membedakan antara  anak kandung dengan anak tiri. Yang pasti Fereiba tidak sekolah karena ibu tirinya menyuruhnya untuk membantu pekerjaan di rumah. Sedang adik-adik tirinya berangkat ke sekolah dengan perut kenyang dan pakaian rapih. Jika kemudian di masa depan Fereiba bisa menjadi guru, itu karena kegigihannya sendiri.

 

Buku ini bercerita tentang seorang ibu (Fereiba) yang berusaha menyelamatkan keluarganya di tengah kerusuhan di Afganistan. Waktu itu situasi di Afganistan benar-benar sudah sangat tidak kondusif. Sebenarnya sudah banyak saudara dan tetangga mereka yang pindah ke luar negeri, tapi suami Fereiba, Mahmood, memutuskan untuk tinggal lebih lama demi project pekerjaannya yang sangat penting bagi rakyat saat itu.

 

Ketika tentara Taliban menggelandang suaminya pergi dan jenazahnya ditemukan beberapa hari kemudian, Fereiba tidak punya pilihan. Ia harus pergi menyelamatkan keluarganya. Sebab tetap tinggal berarti mati kelaparan dalam keputusasaan. Padahal Fereiba baru saja melahirkan anaknya yang ketiga, dua anak lainnya pun masih kecil-kecil. Bagaimana ia bisa membawa mereka semua menembus penjagaan Taliban yang ketat di perbatasan? Akankah ia bisa bertahan di tiap negara yang dilaluinya hingga tiba di London? Sungguh berat bagi Fereiba.

 

Tapi ia pribadi yang kuat, kisah masa kecilnya pun penuh derita. Ditempa perihnya kehidupan Fereiba tabah menjalani semua cobaan yang dihadapinya selama perjalanan panjang itu. Anaknya sakit keras, tidur beratapkan bintang, kekurangan makanan, sudah biasa ia jalani, tapi tidak ketika putra sulungnya, Salim, menghilang di suatu hari.

 

Fereiba berharap "one day we will have a place to call home". Perang membuatnya kehilangan suami dan banyak hal. "There is no home" bagi Fereiba. But someday maybe she will have a place to call home, sebuah tempat yang bisa disebut rumah untuknya dan untuk anak-anaknya berkumpul kembali. Berhasilkah Fereiba tiba di Inggris? Bagaimanakah nasib Saleem? 

 

Fisik dan Cover Buku

Buku Nadia Hashimi ini terhitung berukuran mungil, kertas mass paper bound ringan, muat di dalam tas tanpa banyak menyita tempat. Covernya bernuansa sendu, potret seorang perempuan yang duduk membelakangi, memandang bulan di malam hari. Persis seperti judulnya "when the moon is low". Sekali lihat pun kita sepertinya bisa menebak arah cerita, "ini pasti sedih deh kisahnya", dan tebakan itu benar.

 

Tokoh dan Karakter

Fereiba sebagai tokoh utama dalam buku mengambil banyak porsi sudut pandang cerita. Karakter Fereiba kecil maupun dewasa, dibangun dengan baik oleh Nadia sebagai penulis. Yang menarik adalah adanya pertukaran tokoh utama yang tidak saya duga sebelumnya. Ya, Saleem lah yang menjadi topik penting di akhir-akhir cerita. Menarik untuk disimak bahwa Nadia begitu berhasil mengubah sudut pandang cerita dari Fereiba menjadi Saleem dengan cara yang bisa dibilang sangat luwes.

 

Alur dan Setting

Di buku ini alur mundur berjalan begitu cepat, tapi hanya di bab awal sebagai prolog. Sisanya cerita beralur maju. Ada bab di awal yang akan berhubungan sangat erat dengan bab akhir, ini kisah tentang seorang kakek misterius yang ditemui Fereiba semasa kecilnya. Siapa kakek itu? Kita hanya akan tau jika membaca buku ini sampai bab-bab akhir. Bab penutup bahkan butuh konsentrasi penuh. Ada kejutan menunggu di sana tentang Salim. Sebuah kejutan yang bisa bikin kita bilang "oohhh, ternyata begitu". Dan itu hanya akan kita pahami kalau kita menyimak kisah dalam buku ini dengan baik. Hebat bukan Nadia Hashimi 😂.

 

Setting cerita sangat bervariasi, mulai dari rumah masa kecil Fereiba, sekolah, kebun belakang rumah, kota-kota di Afganistan, pelabuhan, perbatasan negara, kapal, masjid di turki, terowongan kereta api, rumah sakit di London, dan lain-lain. Semua setting dideskripsikan dengan baik oleh Nadia. Sebagai pembaca saya tidak pernah mengalami kesulitan mengimajinasikan beragam latar tersebut saat sedang membaca.

 

Diksi

Jelas bahwa pilihan kalimat yang dirangkai oleh Nadia untuk menjadi cerita adalah salah satu kekuatan utama buku ini. Tidak ada kalimat yang bertele-tele atau berlebihan mendayu-dayu, dan ini cukup mengherankan karena banyaknya adegan emosional bahkan bait-bait puisi yang terdapat dalam buku. Piawai sekali bukan, tak heran jika Nadia Hashimi menyandang predikat International Bestselling Author.

 

Apa yang MaDip Suka

Dari situ aja udah terlihat bahwa buku ini bakal bikin hati remuk pembacanya seperti buku See You in The Cosmos (baca Review Buku See You in The Cosmos). Bahkan sepertinya bakal lebih sedih, mengingat perang memang tidak ada yang bikin bahagia manusia. Serupa dengan kisah Anne Frank, yang sembunyi dari Nazi, trus mati di camp pengungsian. Sama sekali bukan kisah yang bahagia. Bedanya Anne Frank adalah kisah nyata sedangkan Fereiba hanyalah tokoh fiksi belaka.

 

Cukup banyak puisi-puisi dalam buku The Moon is Low. Beberapa bahkan berupa puisi romantis atau bait-bait puisi dari para pujangga nyata yang terkenal. Pembaca yang gemar akan puisi dan merenungkan maknanya seperti saya pasti akan suka. Contohnya seperti di bawah ini.

 

As you tread to the temple of your supreme pursuit.

(Saat kamu melangkah menuju kuil tertinggi dari pengejaranmu (cita-cita/mimpi)

A hundred peaks may binder your route
(Seratus puncak mungkin akan menghadang di perjalananmu)

With the hatchet of persistence, conquer each
(Dengan kapak ketekunan, taklukkan tiap puncak tersebut)

And bring your aspirations within your reach
(Dan bawa aspirasimu dalam pencapaianmu)

Yaaah kira-kira begitulah terjemahan kasar puisi Ibrahim Khalil dalam buku When The Moon is Low. Puisi ini dibacakan seorang laki-laki kepada Fereiba yang kala itu sedang gundah gulana karena mau dijodohkan oleh keluarganya sedang ia sebenarnya belum ingin menikah. Puisi ini menyemangati dan menghibur hati Fereiba saat itu. Ah romantisnyaaa 😅.

 

Selain itu ada banyak kalimat yang bagus untuk dijadikan quotes atau catatan. Contohnya seperti di bawah ini.

# Love grows wildest in the gardens of hardship.

Fereiba menikah 6 tahun lebih namun belum juga punya keturunan. Masa-masa pernikahan yang berat buat Fereiba dan suaminya. Sampai suatu ketika Fereiba meminta maaf pada suaminya karena mungkin suaminya tidak akan pernah menjadi seorang ayah akibat rahimnya yang mandul. Tapi suami Fereiba malah memeluknya erat penuh kasih sayang dan berkata "Jangan pernah bicara seperti itu lagi."

Pada saat itu lah Fereiba memahami "Love grows wildest in the gardens of hardship". Mahmood bukanlah pria yang dulu merayunya dengan puisi dan menjanjikannya banyak impian manis, tapi Mahmood adalah pria yang selalu ada bersamanya di masa-masa senang maupun susah, selalu mendukungnya, dan mempercayainya. Cintanya pada Mahmood kian dalam justru karena banyaknya kesulitan yang ia hadapi bersama Mahmood - love grows wildest in the gardens of hardship.

 

Selain itu, buku ini membuat saya berfikir tentang penduduk Afganisthan yang hidupnya hancur akibat perang Taliban. Kenyataannya tentu lebih parah dari yang diceritakan di buku bukan? 

 

Rekomendasi

Saya rekomendasikan untuk pembaca usia dewasa lebih disebabkan karena ceritanya yang kompleks. Ada beberapa adegan kekerasan, cerita tentang kehidupan pelacur, topik seksual, dan tindak kriminal di dalam buku ini. Tipe pembaca yang suka pada quotes-quotes dan puisi pasti akan sangat menyukai buku ini. Kisah yang sedih dan bikin terharu dengan topik utama perjuangan seorang ibu juga menjadi pertimbangan pembaca dalam memilih buku ini sebagai bacaan.

 

Teman-teman yang berminat untuk memiliki buku ini bisa mengontak ig @periplussetiabudhibandung atau datang langsung ke toko bukunya ya 😊. Happy Reading semuanya 😊.

 

0
0
0
s2sdefault

Comments   

0 #3 Zakia Maharani 2017-07-22 19:29
Ini nih yang paling saya suka dari baca postingannya kak Dipi. Detail, halus, rapi, dan komunikatif banget.

Reviewnya cukup jelas dan menarik kak, saya suka penggambaran tokoh utama Fereiba dan bagaimana kisah hidupnya yg "menarik" pembaca.

Apalagi untuk org yg jarang banget baca buku impor macam saya ini, review ini sangat membantu kak.

Saya daridulu pengen beli buku di Periplus tapi gapernah kesampaian. :(

REPLY
Kok ga pernah kesampaian zakia? Jauh kah? Order online saja klo bgitu. Mudah2an suatu saat bisa kesana ya. Terimakasih utk pujiannya ya... Doh saya jadi cemungudh nulis lagi nih.. hahaha. Sy masih belajar nulis kok. Alhamdulillah klo review ini mendatangkan manfaat bagi yg baca ?
Quote
0 #2 Sam. 2017-07-18 10:22
Jadi penasaran pengen tau lebih lanjut nasib fereiba, apalagi latarnya di afghanistan dimana waktu itu lagi perang. Wahhh jadi pengen deh beli bukunya haha

Saleem juga siapa, kakek misterius? hmm. Bikin penasaran deh, tapi mungkin aku harus nabung dl pake uang jajan aku buat beli buku ini haha^^

REPLY
hi Sam. Mkasih sdh komen ya :). Yuk nabung yuk, moga uangnya cepet kumpul ya :)
Quote
0 #1 Andi Nugraha 2017-07-18 09:49
Tampilan covernya menarik, jadi penasaran isinya. Setelah aku baca reviewnya memang menarik, tapi sayang masih penasaran. Harusnya memang beli dan baca..hehe

Segi harganya lumayan, harus nabung dulu kalau aku. Oh, ya, Teh, kalau baca buku dengan ketebalan seperti itu berapa lama ya?

Aku penasaran sama puisi-puisi yang ada di dalam buku ini.

Teh, di toko @periplussetiabudhibandung itu jual buku apa aja? Lebih ke remaja atau juga anak-anak ada?

REPLY
Hai Andi. Makasih sudah komen ya. semoga uangnya cepet kekumpul spy bisa beli bukunya. Teteh baca buku ini dulu normalnya 3 harian, tpi sekarang krn sambil ngasuh anak yg masih bayi, satu buku seperti itu baru beres seminggu hahaha.
Iya, puisi2nya bagus ya, teteh jg suka.
Di periplus itu ada banyak ragam buku. Lengkap kok, dari yg fiksi sampai non fiksi ada, biografi jg ada, buku anak2, remaja m dewasa jg ada. Top bookstore pokoknya. :)
Quote

Add comment


Security code
Refresh

Sponsored Post, Job Review, Special Request, Postingan Lomba

Review Buku The Productivity Project - C…

01-04-2018 Hits:681 Features Dipi - avatar Dipi

Judul : The Productivity Project – Accomplishing More by Managing Your Time, Attention, and Energy Penulis : Chris Bailey Jenis Buku : Non Fiksi – Self Improvement Penerbit : Crown Business Tahun Terbit : Agustus 2017 Jumlah...

Read more

Review Buku The Silent Corner - Dean Koo…

30-03-2018 Hits:716 Features Dipi - avatar Dipi

  Judul : The Silent Corner Penulis : Dean Koontz Jenis Buku : Novel Suspense Penerbit : Random House Tahun Terbit : Oktober 2017 Jumlah Halaman :  576 halaman Harga : Rp. 143.000 ISBN : 978-0-345-54679-1 Mass Market Paperbound Edisi Bahasa Inggris New York...

Read more

Review Buku Magnus Chase and The Sword o…

29-03-2018 Hits:770 Features Dipi - avatar Dipi

Judul : Magnus Chase and The God of Asgard - The Sword of Summer Penulis : Rick Riordan Jenis Buku : Novel Fantasy Penerbit : Disney Book Group Tahun Terbit : 2015 Jumlah Halaman :  499 halaman Dimensi Buku...

Read more

Review Buku

Review Buku A Sweet Mistake - Vevina Ais…

24-05-2018 Hits:3 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : A Sweet Mistake Penulis : Vevina Aisyahra Jenis Buku : Novel Young Adult Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : Desember 2017 Jumlah Halaman : 248 halaman Dimensi Buku :  13,5 x 20 cm Harga : Rp. 59.000 ISBN...

Read more

Review Buku Into The Water - Paula Hawki…

06-04-2018 Hits:430 Review Buku Dipi - avatar Dipi

Judul : Into The Water Penulis : Paula Hawkins Jenis Buku : Novel Suspense Penerbit : Noura Books Publishing Tahun Terbit : September 2017 Jumlah Halaman :  480 halaman Harga : Rp. 89.000 ISBN : 9786023853366 Edisi Terjemahan Penulis Terlaris #1 New...

Read more

Review Buku Gentayangan - Intan Paramadh…

29-03-2018 Hits:800 Review Buku Dipi - avatar Dipi

Judul : Gentayangan Penulis : Intan Paramadhita Jenis Buku : Novel Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : Oktober 2017 Jumlah Halaman :  512 halaman Harga : Rp. 125.000 ISBN : 978-602-03-7772-8 Edisi Soft Cover Karya sastra bidang prosa terbaik pilihan...

Read more

Cerita Dipidiff

Bubur Kacang Ijo untuk Moonlight

10-03-2018 Hits:1397 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Usia Moonlight sudah 12 bulan sekarang. Sebagai emak-emak pada umumnya, hati saya pun gembira sekali melihat perkembangan anak. Moonlight sudah cukup lancar jalannya, dia sehat, aktif bermain, makannya bagus, dan...

Read more

Batik Kepret Motif Bunga dan Lingkaran

08-03-2018 Hits:1559 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Sudah hampir satu bulan kayaknya sejak terakhir membatik. Kok rindu ya 😅. Kain mori sudah ready, malam dan pewarna juga masih cukup untuk satu batik lagi. Jadi kayaknya kondisi sudah...

Read more

Membuat Shibori

27-02-2018 Hits:2034 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Me time ya shibori time 😁🙌, pasti begitu kata para pecinta shibori. Teman-teman sudah pernah dengarkah tentang shibori? Jujur saja usia saya tahun ini 37, dan saya baru saja mendengar...

Read more
Ha Ha Clinton-Dix Womens Jerseys