Translate - Language

id Indonesian zh-CN Chinese (Simplified) nl Dutch en English tl Filipino fr French de German it Italian ja Japanese ko Korean ms Malay th Thai

Review Buku Something in Between - Melissa de la Cruz

Category: Buku Impor Published: Sunday, 15 October 2017 Written by Dipi Print Email

 

 

Judul : Something in Between

Penulis : Melissa de la Cruz

Jenis Buku : Novel

Penerbit : Harlequin Teen

Tahun Terbit : 2016

Jumlah Halaman : 432 halaman

Dimensi Buku : 20.07 x 13.21 x 3.05 CM

Harga : Rp.139.000

Edisi Bahasa Inggris

#1 New York Times Bestselling Author

 

Buku ini tersedia di Periplus Setiabudhi Bandung Bookstore

 

We experience certain things that change us for a reason. It's not what happens to us that matters.

What matters is how we react to it

 

Sekelumit Tentang Isi

Jasmine sangat percaya diri pada masa depannya. Tentu saja itu karena ia sudah berusaha keras, belajar, dan mengukir prestasi. Menjadi nomor satu penting artinya dalam hidup Jasmine, karena ayahnya mengajarkan bahwa sebagai warga negara imigran, ia harus bekerja lebih keras dari orang lain jika ingin menggapai kesuksesan. Berkat itu lah Jasmine terpilih menjadi salah satu dari sedikit siswa yang memperoleh beasiswa unggulan ke universitas, namun sayangnya justru ketika itulah Jasmine tahu bahwa statusnya sebagai imigran ternyata ilegal. Beasiswa yang ia impikan, masa depan yang ia cita-citakan kali ini mungkin tidak dapat ia raih.

Dalam suatu kesempatan ketika mengunjungi ibunya yang sedang bekerja di rumah sakit, Jasmine bertemu dengan Royce, anak dari birokrat tingkat atas. Mereka saling jatuh cinta satu sama lain, tapi situasi menjadi cukup sulit karena ayah Royce adalah orang yang justru menentang keberadaan imigran gelap. Setidaknya itulah yang disuarakan partai yang diwakili oleh ayah Royce.

Bagaimana cara Jasmine untuk mewujudkan cita-citanya melanjutkan sekolah ke universitas? Apakah ia dan keluarganya bisa menjadi warga negara Amerika atau akhirnya dideportasi ke Filipina? Bagaimana nasib kisah cinta Jasmine dan Royce? Mungkinkah ada keajaiban datang menghampiri kehidupan Jasmine kali ini?

 

Seputar Fisik Buku dan Disainnya

 

Saya tak pernah menyangka kalau buku Something in Between berada di bawah payung Harlequeen, brand buku yang saya kenal berkutat di topik-topik romance. Ketidaksangkaan saya tentu saja disebabkan karena cover buku yang bernuansa gelap dan tidak ada unsur percintaannya sama sekali. Saya sempat bingung dengan pemilihan cover ini, hingga ketika terbaca oleh saya adegan di dalam buku dimana Jasmine dan Royce yang sedang memandangi langit di malam hari, dalam suasana yang romantis, oh ya, itu dia sebabnya covernya jadi berdisain seperti itu.

Lagipula isi buku memang bercerita tentang harapan, perjuangan hidup, dan keajaiban. Cahaya indah yang tampak di langit pada malam yang gelap gulita tampaknya sesuai dengan situasi alur cerita. Masalah suka atau tidak tentu kembali pada selera pembaca, saya kebetulan lebih suka kalau disain cover buku ini lebih bernuansa sedikit gembira.

 

Tokoh dan Karakter

Jasmine sebagai tokoh utama adalah gadis baru lulus SMA yang hendak melanjutkan kuliah. Dia seorang gadis yang cerdas, berprestasi, cantik, baik hati, dan hampir tanpa cela. Untungnya dalam beberapa plot, Melissa memunculkan Jasmine sebagai pribadi yang juga memiliki kelemahan, jika tidak saya pasti merasa tokoh ini absurd sebab tentu tidak ada manusia nyata yang sempurna.

Royce adalah anak orang kaya, yang tampan, baik hati, dan introvert, yang ketika jatuh cinta pada Jasmine, ia menjadi pribadi  sangat menarik. Ibu dan ayah Jasmine adalah pekerja keras yang sangat mencintai keluarga dan berusaha mempertahankan sebisa mungkin budaya Filipina mereka. Lalu ada juga Kayla, sahabat terdekat Jasmine, yang cantik dan setia pada Jasmine. Orangtua Kayla bercerai sehingga ia sempat mengalami patah semangat dan kehilangan arah. Kemudian ada Millie, seorang ibu tua yang selalu baik kepada Jasmine. Jasmine bertemu Millie saat melakukan wawancara di rumah sakit tempat ibunya bekerja untuk sebuah project sekolahnya.

Selain tokoh-tokoh mayor tersebut, terdapat cukup banyak tokoh minor, seperti sahabat-sahabat Jasmine, orang tua Royce, pelatih cheerleaders, dan lain-lain.

 

Alur dan Latar

Di buku ini teman-teman akan menemukan beberapa latar yang cukup menarik, misalnya latar kota New York, lalu suasana pertemuan para undangan khusus dengan Presiden Amerika Serikat (terasa cukup nyata 😁), dan oval office 😘. Penggambaran Melissa cukup baik sehingga kita tidak kesulitan untuk mengimajinasikannya. Alur cerita cukup rapih dan proporsional bagai jalanan yang landai. Konflik cerita tidak menguras energi, kisah percintaannya cukup manis tapi tidak cukup membuat saya menjadi berdebar-debar. Secara keseluruhan buku ini tidak ringan dan juga tidak berat. Teman-teman mencari buku yang ide cerita, alur dan konfliknya "sedang-sedang" saja? Mungkin cocok dengan buku ini.

 

Jika saya pernah menyebutkan buku To All The Boys I've Loved Before - Jenny Han sebagai buku percintaan remaja yang ringan dan menghibur, maka Something in Between juga masih terkategori sama dengan buku tersebut. Hanya ide cerita cinta Something in Between memang tidak seseru To All The Boys I've Loved Before. Di satu sisi, topik Something in Between lebih berisi dibandingkan To All The Boys I've Loved Before yang hanya berkutat pada topik percintaan. Something in Between mengangkat topik diskriminasi ras.

 

Karena topik itulah saya juga jadi teringat dengan buku Small Great Things - Jodi Picoult yang saya baca beberapa bulan lalu. Small Great Things juga membahas topik diskriminasi ras. Jika ditimbang dari sudut kedalaman topik diskriminasi ras ini, tampak Small Great Things lebih menyentuh dan mendetail dibandingkan Something in Between.

 

Lalu ada buku The Hate U Give yang dikarang oleh Angie Thomas yang juga mengangkat topik diskriminasi ras dengan tokoh utama gadis remaja yang dibumbui kisah percintaan. Nah, yang ini sepertinya lebih menyerupai Something in Between. Bedanya hanya di jenis ras yang dimunculkan. The Hate U Give berbicara tentang ras kulit hitam dan putih, sedangkan Something in Between berisi konflik diskriminasi ras Filipina di negara Amerika Serikat (imigran ilegal). Jika ditanya mana buku yang saya lebih sukai, The Hate U Give atau Something in Between, maka saya akan menjawab keduanya sama saya suka, dan sama berada di kategori "sedang". Mungkin ini disebabkan karena saya tipikal pembaca yang menyukai konflik yang lebih rumit dan detail dengan alur yang lebih banyak kejutannya, sehingga Small Great Things tampak lebih menonjol dibandingkan kedua buku tadi. Teman-teman mungkin akan berpendapat berbeda, karena ini akan kembali pada selera membaca kita 😊.


Baca juga : "Review Buku Small Great Things - Jodi Picoult"

Baca juga : "Review Buku The Hate U Give - Angie Thomas"

 

Yang menarik dan atau disuka dari Buku ini

Picture : Quotes di bawah tiap bab

 

Tampaknya memang demikian gaya buku Something in Between. Tiap babnya selalu ada quotes yang disertakan. Saya pernah juga mendapati hal yang sama di buku penulis lain. Tapi tetap saja hal ini saya catat sebagai salah satu keunikan yang terdapat pada buku Something in Between 😊.


Picture : Bab Questions for Discussion

 

Ini adalah hal yang baru yang pertama kali saya temukan di dalam sebuah buku. Bab Questions for Discussion 😁. Menarik ya 😘. Terbayang oleh saya, para pembaca buku Something in Between bisa memanfaatkan bab ini untuk diskusi di klub buku atau menjadikannya topik bahasan dimana pun dan kapan pun kita mau. Tampaknya Melissa memang berusaha menjadikan bukunya memiliki keunikan dan manfaat yang nyata untuk para pembacanya. I like it 😘.


Kisah Jasmine di buku Something in Between memang memiliki topik yang sensitif. Diskriminasi ras rasanya memang selalu jadi topik yang menarik perhatian publik. Selain itu disinggung juga topik perceraian dan seks remaja. Karena topiknya yang sarat tentang kehidupan serta perjuangan, maka banyak percakapan dan kalimat-kalimat dalam buku yang menyadarkan saya akan satu dua hal yang nyata dalam kehidupan sesungguhnya. Salah satunya tentang perceraian.

No matter how old you are, your  parents getting divorced is still every kid's nightmare.

Halaman 22

 

Nasihat ayah Jasmine juga membuat saya berpikir lebih dalam tentang imigran dan diskriminasinya. Benarkah seberat itu?

I'm an immigrant in this country. My dad always told me we have to work twice as hard as anyone else just to get to the same place, which is why I work four times as hard-because I want to succeed.

Halaman 23

 

Beberapa percakapan dalam buku Something in Between juga membawa kesedihan tertentu dalam hati saya, mengingat betapa benarnya kalimat yang disebutkan itu dalam kehidupan yang sebenarnya.

There's something about remembering that just isn't the same as the real thing. No matter how happy it makes you feel. When you remember something, you have to recognize that the moment will never happen again."

Halaman 67

 

Tapi untunglah kisah percintaan Jasmine dan Royce cukup menghibur. Melissa pandai menggambarkan suasana hati dan peristiwa sehingga terasa nyata dan membuat pembaca larut dalam cerita.

He smiles, and when his cheek flush, he looks even more handsome. It's almost painful. My stomach is doing that thing again, and for a moment we're just standing there, smiling at each other, as if we're the only two people in the room. Everything else recedes and goes out of focus. There's only him and my beating heart.

Halaman 105

 

Di balik kisah yang disuguhkan, terdapat cukup banyak perspektif dan pesan positif yang bisa diambil. Salah satunya tentang makna kesuksesan,

For the longest time I thought of success as something that means financial value and social status. Something that I needed to earn for myself and for my family. But here was someone who had chosen another path. Albeit, a prestigious one, but far less lucrative.

Halaman 107

tentang percaya diri dan perjuangan hidup,

The law - as it is now anyway - may prevent you from doing certain things you want to do. But don't ever let an accident of birth keep you from what you want to do with your life.

Halaman 137

tentang keyakinan,

There is no greater importance in all the world like knowing you are right and that the wave of the world is wrong, yet the wave crashes upon you.

Halaman 172

serta harapan dan doa.

Sometimes in the darkest times, a little light shines through."

Halaman 345

 

Kalimat yang satu ini bahkan saya jadikan quotes favorit kategori cinta 😊.

"You don't have to deserve love, "I say to Kayla. "You just get it."

Halaman 350

 

Dan saya kutip kalimat ini sebagai penutup yang sesuai untuk menggambarkan sebuah kesimpulan yang saya ambil dari buku Something in Between.

We experience certain things that change us for a reason. It's not what happens to us that matters. What matters is how we react to it.

Halaman 368

  

Siapa Melissa de la Cruz

Author Note - adalah Bab yang berada di bagian akhir buku yang ternyata merupakan catatan khusus Melissa de la Cruz sebagai penulis terhadap kisah dalam buku Something in Between. Dari situ saya jadi mengetahui ternyata buku Something in Between ditulis berdasarkan kisah hidup Melissa sendiri. Nama tokoh dan beberapa peristiwa tentu tidak sama persis, namun Melissa dengan jelas menyebutkan bahwa emosi, ambisi, maupun konflik yang dialami Jasmine diangkat berdasarkan memori masa SMA nya. Bahkan seperti kisah Jasmine, Melissa juga jatuh cinta pada seorang pria warga negara Amerika Serikat :). Melalui buku ini Melissa berharap pembaca mendapatkan pencerahan dan inspirasi dalam hidup dengan menyimak kisah hidup Jasmine dan ribuan imigran lainnya yang berjuang untuk menjadi warga negara yang diakui.

Meskipun secara penuturan dan alur, Something in Between tampak tidak memiliki keistimewaan tertentu, setelah membaca bab Author Note ini saya merasa tersentuh dengan niat dan pesan yang ingin disampaikan oleh penulis. Lagipula, siapa sih yang tidak "menghormati" sebuah buku yang diangkat atau disadur dari kisah nyata penuh perjuangan seperti ini (?)

Melissa de la Cruz adalah #1 New York Times, #1 Publishers Weekly, dan #1 IndieBound Bestselling Author. Bukunya juga berada di TOP list USA TODAY, Wall Street Journal dan Long Angeles Times bestseller. Buku-bukunya telah diterbitkan di lebih dari dua puluh negara. Pengalaman menulis Melissa sebelumnya memang sudah mumpuni, ia menulis di beberapa surat kabar dan majalah, antara lain New York Times, Marie Claire, Glamour, Cosmopolitan, dan lain-lain. Penulis Filipina-Amerika ini telah menulis beberapa novel seri, diantaranya adalah Au Pair series, dan Blue Bloods. Selain itu ia juga telah menulis beberapa novel solo selain Something in Between.

Beberapa novel solo yang ia tulis adalah :

  • Cat's Meow (2001)
  • How to Become Famous in Two Weeks or Less (co-author) (2003)
  • The Fashionista Files: Adventures in Four-Inch Heels and Faux Pas (2004)
  • Fresh off the Boat (2005)
  • Angels on Sunset Boulevard (2007)
  • Girl Stays in the Picture (2009)
  • Wolf Pact (2012)
  • Surviving High School: A Novel (2016)
  • Something In Between (2016)
  • Alex & Eliza: A Love Story (2017)

 

Rating Goodreads untuk buku Something in Between cukup baik, dengan skor 3,7 dan bintang yang hampir mencapai 4 penuh.

 

Rekomendasi

Saya rekomendasikan buku ini untuk pembaca usia dewasa yang menyukai novel yang diangkat atau disadur dari kisah nyata, bertemakan diskriminasi ras, perjuangan mewujudkan cita-cita, percintaan remaja, dengan alur dan konflik yang ringan dan tidak menguras energi. Ada pesan moral tentang keluarga, persahabatan, dan cinta di dalamnya. Bab akhir berupa Questions for Discussion sangat memudahkan pembaca jika ingin menggunakan buku ini untuk topik diskusi dalam klub buku atau pada kesempatan-kesempatan lainnya. 


Catatan : Konten seksual dengan narasi - emosi dan topik perceraian. 

 

Hits: 381
0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh

Sponsored Post, Job Review, Special Request, Postingan Lomba

Kenangan Dongeng Tempo Dulu - Indonesia …

18-11-2017 Hits:88 Features Dipi - avatar Dipi

  Halo teman-teman, apa kabar semuanya? Semoga pada sehat wal afiat ya. Yang mau kerja besok, hari ini bersantai dulu lah sejenak, mengumpulkan energi buat seminggu, biar semangatnya membara dan mudah-mudahan...

Read more

Review Buku The Sun and Her Flowers - Ru…

15-11-2017 Hits:125 Features Dipi - avatar Dipi

  Judul : The Sun and Her Flowers Penulis : Rupi Kaur Jenis Buku : Puisi Penerbit : Andrews McMeel Publishing   Tahun Terbit : 2017 Jumlah Halaman : 256 halaman Dimensi Buku : 19.56 x 12.45 x 2.03 CM Harga : Rp...

Read more

Review Buku The Four Tendencies - Gretch…

02-11-2017 Hits:230 Features Dipi - avatar Dipi

  Judul : The Four Tendencies The Indispensable Personality Profiles That Reveal How to Make Your Life Better (and Other People's Better, too) Penulis : Gretchen Rubin Jenis Buku : Non Fiksi - Humaniora Penerbit...

Read more

Review Buku

Review Buku Satu Pembohong (One of Us is…

10-11-2017 Hits:273 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Satu Pembohong Judul Asli : One of Us is Lying Penulis : Karen McManus Jenis Buku : Novel Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2017 Jumlah Halaman : 408 halaman Dimensi Buku : 20 cm Harga :...

Read more

Review Buku Rahasia Sang Suami (The Husb…

13-10-2017 Hits:393 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Rahasia Sang Suami Judul Asli : The Husband's Secret Penulis : Liane Moriarty Jenis Buku : Fiksi - Novel Terjemahan Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2016 Jumlah Halaman : 496 halaman Dimensi...

Read more

Review Buku Sihir Perempuan - Intan Para…

05-10-2017 Hits:462 Review Buku Dipi - avatar Dipi

  Judul : Sihir Perempuan Penulis : Intan Paramaditha Jenis Buku : Kumpulan Cerpen Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : April 2017 (Pernah diterbitkan oleh Kata Kita pada 2005) Jumlah Halaman : 366 halaman Harga...

Read more

Cerita Dipidiff

J.CO Jatinangor Town Square : Duduk Menu…

11-10-2017 Hits:370 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Book blogger juga manusia, yang terkadang tidak ada ide menulis, hilang fokus, pikiran lelah, serta kurang nafsu makan (padahal tadi sarapan sebakul 😅). Teman-teman pernah merasakan keadaan yang seperti itu...

Read more

Giggle Box Jatinangor - Alternatif Tempa…

11-10-2017 Hits:394 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Dulu sekali, tahun lalu tepatnya, saya pernah menulis tentang J.Co di Jatos. Waktu itu saya sedang hamil moonlight dan saat berkunjung ke sana saya cukup antusias untuk datang kembali mengingat...

Read more

Sudut Buku di Transmart Carrefour Cipadu…

08-10-2017 Hits:448 Cerita Dipi - avatar Dipi

  Mungkin tidak semua orang seperti saya, yang setiap berkunjung ke mall atau supermarket pasti langsung mencari book corner. Tentu saya paling bahagia kalau di sana ada toko bukunya. Tapi jika...

Read more